regional

Arus Mudik Masuk dan Melintas di Jateng Diprediksi 18,23 juta Orang, Perputaran Uang Capai Rp14 Triliun

Kamis, 21 Maret 2024 | 08:10 WIB
Sekda Jateng Sumarno saat Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral persiapan Posko Terpadu di Hotel Atria Magelang, Rabu (20/3) sore.

Magelang, suarapembaruan.news - Jumlah pergerakan orang yang masuk dan melintas di Jateng selama arus mudik lebaran 2024 diprediksi mencapai 18,23 juta orang.

"Dana yang dihabiskan rata-rata per orang mudik sebesar Rp768,386. Maka diperkirakan perputaran uang di Jateng diprediksi mencapai Rp14 triliun," kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan Jateng Erry Derima Ryanto saat Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral persiapan Posko Terpadu di Hotel Atria Magelang, Rabu (20/3) sore.

Baca Juga: Penanganan Pascabanjir di Jateng: Normalisasi Sungai dan Pendataan Petani Terdampak Banjir

Dijelaskan, tingginya jumlah pemudik tujuan Jateng selain berdampak positif terhadap perputaran ekonomi, juga akan menimbulkan sejumlah kerawanan, meliputi antrean kendaraan di rest area tol, kepadatan kendaraan di jalur lokasi wisata, kenaikan tarif angkutan umum, dan lainnya.

Untuk mengantisipasi sejumlah persoalan tersebut, Pemprov Jateng bersama Polda menyediakan Posko Terpadu yang berlokasi di Kantor Provinsi Jateng pada 3-18 April 2024. Posko tersebut siap melayani masyarakat selama 24 jam.

Baca Juga: Pemkot Bengkulu Jamin Stok Bahan Pangan Aman dan Harga Terkendali

"Selain Posko Terpadu, juga dilaksanakan posko pelayanan dan pengamanan di sejumlah lokasi. Antara lain di gerbang tol, kantor balai, dan simpul transportasi lain," imbuhnya

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menambahkan, pemerintah telah menyiapkan beberapa strategi dan rekayasa untuk menghadapi jutaan pemudik tujuan Jateng.

“Dishub dan Polda sudah membuat rekayasa-rekayasa yang akan diterapkan di arus mudik 2024," katanya.

Baca Juga: Masjid Al Falah Kabupaten Lebong Terima Bantuan Dana Hibah Pemprov Bengkulu

Sumarno menjelaskan, berbagai persiapan menghadapi arus mudik 2024 akan melibatkan berbagai stakeholder.

Antara lain Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya.

"Polda sudah mengantisipasi dengan membuat mekanisme agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di rest area tol," katanya.

Baca Juga: Menteri PPPA dan Ketum PWI Pusat Jajaki Kerja Sama

Halaman:

Tags

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB