Bengkulu,suarapembaruan.news-Badan Musyawarah Adat (BMA) meminta pemeritah provinsi (pemprov) segera melakukan perbaikan rumah adat Bengkulu yang berlokasi di komplek Balai Raya Semarak Bengkulu.
Selain itu, BMA Bengkulu meminta pemprov untuk mengoptimalkan kelestarian dan perkembangan adat masyaraat Bumi Rafflesia, serta mengoptimalisasian kantor BMA Bengkulu yang telah dihibahkan Pemprov Bengkulu.
Hal tersebut disampaikan ketika Pengurus BMA Bengkulu melakukan silaturahmi dan sekaligus melaporkan hasil musda BMA Bengkulu dan kepengurusan baru dan keterlibatan semua entis dan terkait penguatan lokal wisdom yang disinergikan dengan KHUP yang bersifat lokal, Senin (18/3/2024) lalu.
Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyambut baik usulan yang disampaikan BMA Bengkulu tersebut, termasuk mengoptimalisasikan kelestarian dan perkembangan adat Bengkulu.
"Secara prinsip Pemprov Bengkulu menerima usulan dan akan segera merealisasikan yang disampaikan tersebut," ujar Gubernur Rohidin Mesyah.
Sementara itu, Ketua BMA Provinsi Bengkulu, S. Effendi mengapresiasi tinggi tanggapan yang disampaikan Gubernur Rohidin tersebut.
Ia mengatakan, lokal wisdom yang menjadi program kerja pihaknya ke depan diharapkan ada mata pelajaran lokal di sekolah, mulai SD hingga SMA terkait kebudayaan Bengkulu.
"Kami sampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur Rohidin atas dukungannya. Kami meyakini jika lokal wisdom dimasukkan ke dalam mata pelajaran sekolah, maka budaya Bengkulu akan semakin melekat terhadap generasi muda," demikian Effendi.(*)