regional

Ketua PGG-PB: Jaga Kerukunan dan Kamtibmas Menjelang HUT RI ke-81 di Pegunungan Bintang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:45 WIB
Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Pegunungan Bintang (PGG-PB) sekaligus Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pegunungan Bintang, Pdt. Alfons Yeimo, S.Pd (Istimewa )

Oksibil, SUARAPBARUAN – Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Pegunungan Bintang (PGG-PB) sekaligus Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pegunungan Bintang, Pdt. Alfons Yeimo, S.Pd, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang sejumlah agenda penting pada bulan Agustus, khususnya peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu maupun ajakan yang berpotensi mengganggu situasi keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Pdt. Alfons Yeimo menyampaikan dukungannya terhadap upaya aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Menurutnya, seluruh tokoh agama memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan pesan-pesan perdamaian kepada jemaat maupun masyarakat luas agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang, termasuk ajakan melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kami selaku tokoh agama mendukung upaya aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Pegunungan Bintang agar tetap aman dan kondusif. Kami juga akan terus menyampaikan imbauan kepada jemaat dan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu maupun ajakan dari pihak-pihak tertentu yang dapat mengganggu keamanan, serta bersama-sama menjaga kedamaian menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Pdt. Alfons Yeimo.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus mengedepankan semangat persaudaraan, menjaga kerukunan antarwarga, serta mendukung terciptanya situasi yang aman sehingga seluruh rangkaian kegiatan pada bulan Agustus dapat berlangsung dengan tertib dan lancar. Menurutnya, sinergi antara tokoh agama, masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Pegunungan Bintang yang damai, harmonis, dan kondusif.

Tags

Terkini