SuaraPembaruan.News, Palembang - Berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat bahwa akan adanya pengiriman narkotika melalui jalur darat ke wilayah di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari kota Pekanbaru provinsi Riau.
Berdasarkan info itu, tim Brantas BNNP Sumsel yang dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan BNNP Sumsel Kombes Pol. Adi Herpaus,SH,.M.Si langsung melakukan penyelidikan lebih intensif selama satu Minggu di wilayah jalur lintas timur Palembang Jambi dan sekitarnya.
-
Pada hari Minggu sekitar pukul 07:00 wib (26/11/2023)tim Brantas BNNP melakukan penyisiran terhadap kendaraan di jalur lintas timur yang meliputi wilayah kota bayunglincir, sungai lilin, sampai ke kecamatan Betung kab Banyuasin,
Dan tidak sia-sia upaya petugas membuahkan hasil tepat pukul 13:00 wib tepatnya didepan kantor camat Tungkai jaya tim Brantas BNNP dapat mengidentifikasi sebuah kendaraan yang diduga membawa narkotika tersebut dengan ciri-ciri seperti yang dilaporkan.
Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol. Djoko Prihadi,SH., MH. mengatakan saat jumpa pers pada Jumat (8/12/2023) di jln. Gub.H.A.Bastari, Komp.OPI, Kec.Jakabaring, Kota Palembang, ”kita menangkap Dua orang pelaku yaitu, NP (36) MJ (37)
yang membawa narkotika jenis Shabu seberat kurang lebih 5 kilogram dalam 5 bungkus besar warna hitam, di jalur lintas Palembang Jambi, Dan Jaringan ini dari pekan baru ke gunung selapan, jaringan ini yg memang langsung ke Pekanbaru dan tidak mampir ke Palembang"ungkap kepala BNNP sumsel
"Mereka ini sudah dua kali berjalan dan baru terungkap yang ini, kami masih akan melakukan pemetaan jaringan, dimungkinkan terindikasi jaringan di sel sel yang bersinggungan dengan jaringan kadavi.” ungkapnya
Jika disinggung Kenapa semakin banyak penangkapan dengan jumlah besar disetiap akhir tahun, Kepala BNNP menjelaskan. "suplai-suplai ini semakin banyak karena yang butuh juga semakin banyak, apa lagi biasanya ada moment-moment tertuntu yang membuat pengguna nya ingin menambah konsumsi disaat-saat dianggapnya mereka ingin menambah gairah, kegembiraan dan lain sebagainya seperti tahun baru dan lain sebagainya.
Kita antisipasi dengan bapak Kapolda dan instansi terkait dan pemerintah daerah agar kita sama-sama turun melakukan antisipasi agar tahun baru ini jangan sampai menggunakan narkoba maupun narkotika jenis lainnya.
”Menghadapi tahun baru harus happy tapi tidak dengan menggunakan narkoba. Bebas dari narkoba jauh lebih baik.”Tutup Brigjen Pol. Djoko Prihadi,SH., MH. (BL)