regional

Kelompok Perambah Hutan Diduga Sengaja Membakar Hutan Restorasi di Batanghari

Jumat, 18 Agustus 2023 | 03:59 WIB
Tim Terpadu Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi melakukan pemadaman sisa-sisa kebakaran hutan di kawasan hutan restorasi, Desa Bungku, Bajubang, Batanghari, Provinsi Jambi, Kamis (17/8/2023). (Foto : SPnews/TimDalkarhutlaJbi).

Jambi, suarapembaruan.news – Tim Terpadu Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi berhasil menemukan empat orang kelompok perambah hutan yang diduga membakar hutan di kawasan hutan restorasi di Simpur, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Kamis (17/8/2023).

Namun Tim Terpadu Penanggulangan Karhutla Jambi tidak menahan keempat perambah hutan tersebut karena belum ada bukti keterlibatan mereka membakar hutan. Namun petugas memberikan peringatan agar para perambah hutan tersebut tidak sekali-kali membakar hutan untuk membuka lahan pertanian atau perkebunan kelapa sawit. Keempat perambah hutan yang berasal dari Jambi, Sumatera Selatan dan Yogyakarta tersebut, EF, Ye, Si dan Nu.

Pelaksana Harian (Plh) Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi, Brigjen TNI Supriono melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Drs Ariansyah, ME di Jambi, Kamis (17/8/2023) menjelaskan, lokasi karhutla di kawasan hutan restorasi Batanghari tersebut terdeteksi melalui satelit NOAA.

Kawasan hutan yang terbakar berada di areal hutan restorasi yang dikelola PT Restorasi Ekosistem Indononesi (Reki). Luas hutan yang terbakar mencapai lima hektare. Ketiga petugas tiba di lokasi, api sudah padam. Namun sisa-sisa bara api di bonggol-bonggol kayu masih mengepulkan asap.

Tidak Mengaku

Menurut Supriono, ketika petugas memintai keterangan para perambah hutan tersebut, tak satu pun mereka  yang mengaku melakukan pembakaran. Mereka  juga mengaku tidak tahu sumber kebakaran dan lahan. Namun petugas tidak percaya pengakuan para perambah hutan tersebut. Sebab jarak lokasi kebakaran hutan dengan pondok mereka hanya sekitar 200 meter.

“Para perambah bahkan menyebutkan lahan mereka berada di Simpur Satu, Bajubang dengan luas sekitar dua hektare. Kelompok mereka diketuai seseorang bernama Iwan Jenang,”katanya.

Dikatakan, Tim Terpadu Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi yang ditugaskan ke lokasi memberikan peringatan agar para perambah hutan tersebut tidak mebkar hutan dan lahan. Petugas juga meminta para perambah hutan tersebut membantu memadamkan sisa bara api yang masih menyala di kawasan hutan restorasi PT Reki tersebut.

“Tim juga memasang spanduk maklumat Kapolda Pambi terkait larangan pembakaran hutan dan lahan di pondok para perambah hutan tersebut,”ujarnya.

Dipadamkan

Sementara itu, Tim Terpadu Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi yang diterjunkan ke lokasi karhutla di kawasan hutan restorasi PT Reki melakukan pemadaman sisa-sisa bara api yang masih mengepulkan asap hingga padam. Pemadaman juga dibantu pesawat helikopter water bombing (bom air). Bom air dilakukan beberapa kali  di lokasi karhutla hingga bara api padam.

Menurut Supriono, karhutla di Provinsi Jambi juga terjadi di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi, Kamis (17/8/2023). Selain di lokasi hutan restorasi, PT Reki, Bajubang Batanghari, karhutla ditemukan juga di Kabupaten Muarojambi, Tanjungjabung Barat, Sarolangun, Meangin dan Bungo.

Lokasi karhutla di Muarojambi terdapat di kawasan PT PJS sebanyak dua titik api (hotspot), di kawasan sumur minyak PT PetroChina Tanjungjabung Barat (tiga titik) dan kawasan PT KMP Batanghari (tiga titik). Kemudian di lokasi Guruh Baru, Mandiangin, Sarolangun (dua titik), Lamban Sigatal, Sarolangun (satu titik), Sepintun, Kecamatan Pauh, Sarolangun (satu titik) dan Sridadi,  Kecamatan Muarabulian, Batanghari (satu titik).

Dikatakan, pemadaman karhutla di beberapa kabupaten tersebut belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Kebakaran hutan restorasi Bajubang, Batanghari  berhasil dipadamkan 100 %. Karhutla di Sridadi, Muarabulian Batanghari dipadamkan sekitar 70 %. Kemudian karhutla di Lamban Sigatal, Pauh, Sarolangun dipadamkan 90 %. (SPnews/Rds).

 

Tags

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB