Bengkulu, suarapembaruan.news - Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Bengkulu, akan menggelar bakti sosial (Baksos) pelayanan KB di ratusan titik di sejumlah kabupaten dan kota di provinsi ini.
Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas program keluarga berencana (KB) dengan mencegah putus pakai alat dan obat kontrasepsi di tengah masyarakat. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada rangkaian peringatan hari keluarga nasional (Harganas) ke-29 tahun 2022, akan menggelar bakti sosial (baksos) pelayan KB satu juta akseptor secara serentak di Tanah Air.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Rusman Efendi, di Bengkulu, Kamis (9/6/2022) mengatakan, untuk menyukseskan Harganas di Bengkulu, menyebutkan baksos sejuta akseptor tersebut dilaksanakan atas kerja sama BKKBN, Pemprov Bengkulu dan 10 pemkab dan pemkot di daerah ini.
Kegiatan bakson ini dilakukan untuk membantu pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan kependudukan guna mewujudkan SDM berkualitas dan keluarga berketahanan.
Pelaksanaan baksos akan berlangsung sehari pada 15 juni 2022, pemerintah daerah siagakan sebanyak 301 titik pelayanan. Rincianya, sebanyak 18 rumah sakit (RS), 182 puskesmas, tujuh titik pelayanan klinik dokter praktek dan sebanyak 94 klinik praktek mandiri bidan (PMB).
Selain itu, akan disediakan sebanyak 10 unit mobil pelayanan KB yang disebut pelayanan KB bergerak. Pelayanan KB pada Harganas 2022 bertujaun untuk meningkatkan kualiats KB dengan fokus pelayanan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dan pada PUS pasca salin.
Meski demikian, lanjut Rusman pelayanan pada masyarakat akan tetap melayani semua jenis kontrasepsil, kondom, MOP dan MOW dengan berbagai cara, baik pelayanan ganti cara, pelayanan pasca salin, pelayanan KB ulangan.
Untuk mengoptimalkan gerak baksos tersebut, pihaknya akan mengerahkan sejumlah kader dan petugas lapangan, seperti Penyuluh KB dan kader KB desa yang mencapai 7.183 orang, dan kader institusi masyarakat pedesaan (IMP), sehingga diharapkan target sebanyak 12.400 peserta dapat direalisasikan dengan baik sesuai harapan, demikian Rusman. (SPnews/Usmin)