regional

Polda Jambi Terjunkan 3.244 Personil Amankan Arus Mudik dan Idul Fitri

Selasa, 26 April 2022 | 09:01 WIB
Kapolda Jambi, Irjen Pol Rachmad Wibowo (kiri) dan Gubernur Jambi, H Al Haris (kanan) dan pada Rakor Kesiapan Pengamanan Mudik dan Perayaan Idul Fitri 1443 Hijriyah (H) di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, Pasar, Kota Jambi, Senin (25/4/2022). (KominfoJambi).

Jambi, suarapembaruan.news – Satuan gabungan Polda Jambi dan Komando Resort Militer (Korem) 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi menerjunkan sekitar 3.244 personil mengamankan arus mudik dan perayaan Lebaran atau Idul Fitri 1443 Hijriyah (H). Pasukan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran terebut terdiri dari personil kepolisian 1.636 orang dan TNI sekitar 1.608 orang. Personil pengamanan mudik dan Lebaran di Jambi juga diperkuat petugas dinas instansi terkait.


Demikian dikatakan Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, SIK, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pengamanan Mudik dan Perayaan Idul Fitri 1443 Hijriyah (H) di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, Pasar, Kota Jambi, Senin (25/4/2022).


Rakor tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, SSos, MH, Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi, Brigjen TNI Supriono, SIP, MM dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sapta Subrata.


Menurut A Rachmad Wibowo, pasukan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di Jambi sebagian besar disiagakan di 51 Pos Komando (Posko). Posko tersebut terdiri dari Pos Pengamanan (Pospam) 25 unit, Pos Pelayanan (Posyan) 21 unit dan Pos Terpadu sebanyak lima unit. Pospam tersebar di pusat-pusat keramaian dan objek wisata, Posyan tersebar di jalur mudik dan Pos Terpadu di bandara, terminal dan pelabuhan laut.


“Pasukan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di Jambi juga disiagakan di lokasi-lokasi salat Idul Fitri. Baik di masjid-masjid maupun di lapangan – lapangan terbuka. Total masjid yang mendapatkan pengamanan para perayaan Lebaran di dua kota dan sembilan kabupaten di Jambi mencapai 3.831 unit,”katanya.


Dikatakan, pasukan pengamanan arus mudik Lebaran di Jambi juga memprioritaskan pengamanan jalur-jalur utama mudik di Jambi, khususnya Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera dari batas Sumatera Selatan – Jambi hingga batas Jambi – Riau. Kemudian ruas jalan lintas antar kabupaten di Provinsi Jambi, yakni ruas jalan Kota Jambi – Batanghari – Tebo – Bungo hingga batas Sumatera Barat.


Ruas jalan Batanghari – Sarolangun – Merangin hingga batas Musirawas atau Sumaera Selatan – Jambi dan ruas jalan Merangin – Kerinci – Kota Sungaipenuh hingga batas Pesisir Selatan, yakni batas Kerinci, Jambi - Sumatera Barat.


“Fokus pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran, yaitu kemacetan jalur mudik, banjir dan longsor, tindak kriminal, unjuk rasa, intoleransi, ketersediaan bahan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng, daging, gula pasir dan sebagainya. Kamudian kami juga memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), gas elpiji dan listrik,”katanya.


Stok Cukup


Sementara itu, Gubernur Jambi, Dr H Al Haris pada kesempatan tersebut mengatakan, persediaan berbagai kebutuhan pokok di Provinsi Jambi saat ini masih mencukupi dan harga pun masih terkendali. Persediaan minyak goreng di Jambi pekan ini mencapai 894 ton.


Sedangkan kebutuhan minyak goreng di Jambi selama sepekan ke depan sekitar 852 ton. Harga minyak goreng di Jambi masih stabil. Harga minyak goreng kemasan Rp 24.500/liter dan harga minyak gorang curah Rp 15.500/liter.
Menurut Al Haris, pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di Jambi yang sangat perlu dilakukan, yakni kecukupan persediaan dan stabilitas harga berbagai kebutuhan pokok. Baik itu minyak goreng, daging, telur, gula pasir, beras, tepung terigu, bumbu masak dan sebagainya.


Kemudian, persediaan gas elpiji, bahan bakar minyak (BBM), energi listrik dan air bersih di Jambi juga perlu dipantau secara serius mencegah terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga.


Dikatakan, pemantauan kondisi jalur mudik, kemacetan lalu lintas di jalur mudik juga perlu dilakukan secara dini dan intensif. Kegiatan yang sama harus dilakukan pada arus balik Lebaran. Hal itu penting mencegah gangguan keamanan, kelancaran dan keselamatan arus mudik dan perayaan Lebaran.


Al Haris mengatakan, pengawasan terhadap protokol kesehatan (prokes) juga haris tetap dilakukan secara ketat mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran. Untuk itu vaksinasi booster (tambahan) perlu terus diintensifkan terhadap para pemudik. Kemudian pemeriksaan tes PCR terhadap pemudik yang baru mendapatkan dua kali vaksinasi juga perlu dilakukan secara ketat.

Halaman:

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB