Surabaya, suarapembaruan.news – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), kembali menggelar mudik gratis. Upaya tersebut bukan hanya menyediakan mudik untuk 15 tujuan kabupaten kota se Jatim, tapi menyediakan rute Jakarta-Jatim.
“Program mudik gratis ini, semoga bermanfaat dan semoga selamat sampai tujuan," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, seusai Rapat Kordinasi Angkutan Lebaran di Kota Batu, Sabtu (23/4/2022) sore.
Mudik bareng dari Jakarta ke Jatim akan dilaksanakan 26 April 2022. Sedangkan titik keberangkatan dari Masjid Agung At-Tin, Jl. Taman Mini 1 No.3, Jakarta.
Ada pun total, program mudik bareng gratis dari Jakarta ke Jatim, menyediakan 10 bus dengan perkiraan jumlah penumpang yang mengikuti mudik sebanyak 400 orang. Namun jumlah itu bisa bertambah seiring dengan antusiasme pendaftar.
Untuk detail rute tujuan mudik dari Jakarta ke Jatim yang disediakan meliputi rute Jakarta-Pacitan disediakan 2 bus, Jakarta-Ponorogo-Magetan-Madiun-Ngawi 1 bus, Jakarta-Kertosono-Nganjuk disediakan 1 bus, Jakarta-Lamongan-Tuban-Bojonegoro 1 bus.
Selain itu juga untuk tujuan Jakarta-Tulungagung-Kediri-Blitar 1 bus, Jakarta-Surabaya-Madura 2 bus, Jakarta-Malang 1 bus, dan Jakarta-Jember-Pasuruan-Probolinggo disediakan 1 bus.
"Syarat bagi peserta mudik gratis adalah sudah disuntik vaksin booster serta berkas pendukung yang dibutuhkan KTP dan KK," tambah Khofifah.
Untuk proses pendaftaran program Mudik Bareng Gratis tahun ini dilakukan mulai tanggal 21-24 April 2022.
Pendaftaran bisa dilakukan dengan dua cara online dan offline di Perwakilan Penghubung Jawa Timur lokasi Jl Pasuruan no 16-20 Menteng Jakarta Pusat.
Untuk online sendiri, bisa diakses melalui laman website https://s.id/mudikgratisjawatimur2022.
Menurut gubernur di Jatim, dengan adanya Program Mudik Gratis ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat, sekaligus mampu mengurangi beban jalan karena volume kendaraaan di jalan raya menjadi lebih longgar sehingga mampu mengurangi kemacetan.
"Dengan adanya mudik gratis, diharapkan volume kendaraan lebih sedikit, sehingga mampu mengurai tingkat kemacetan,” harapnya.
Dijelaskan, vaksin menjadi syarat utama bagi pemudik. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang belum divaksin, ia mengimbau masyarakat agar segera melengkapi dosis vaksinasi booster Covid-19.
"Semoga program ini dapat dimanfaatkan masyarakat perantau di Jakarta untuk bisa mudik ke kampung halaman dan bertemu keluarga. Dan bagi yang belum vaksin booster bisa segera melengkapi dosis vaksinasinya," pungkas Khofifah. (SPnews/Teguh LR)