regional

206 Orang Siswa Sekolah Unggul Jambi Terpapar Covid-19, Sekolah Diliburkan

Jumat, 18 Februari 2022 | 10:51 WIB
Bapelkes Provinsi Jambi, Desa Pijoan, Muarojambi, Provinsi Jambi, tempat isolasi dan perawatan ratusan siswa SMA Titian Teras Jambi yang terpapar Covid-19. (Ist).

Jambi, suarapembaruan.news – Siswa sekolah unggul Titian Teras Jambi yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Setelah sepekan sekolah itu dilanda Covid-19, jumlah siswa yang terpapar Covid-19 sudah mencapai 206 orang. Bertambahnya jumlah siswa yang terpapar Covid-19 tersebut membuat seluruh kegiatan belajar mengajar disekolah itu dihentikan sementara.

Ketua Tim Pembina Disiplin SMA Titian Teras, Jhon Eka Powa di Jambi, Jumat (18/2/202) menjelaskan, awalnya siswa SMA Titian Teras yang terpapar Covid-19 Minggu (6/2/2022) hanya sebanyak 33 orang. Jumlah siswa yang terpapar Covid-19 di sekolah itu Jumat (18/2/2022) sudah mencapai 206 orang.

“Mencegah terus bertambahnya jumlah siswa yang terpapar Covid-19 di SMA Tiotian Teras, maka kegiatan belajar mengajar di sekolah ini diliburkan untuk sementara. Sebanyak 233 orang siswa yang tidak terpapar Covid-19 dipulangkan ke rumah orang tua mereka setelah menjalani tes PCR sebanyak dua kali dan hasilnya negative,”katanya.

Penanganan Serius

Sementara itu, Bupati Muarojambi, Hj Masnah Busro saat kunjungan ke SMA Titian Teras tersebut mengatakan, penularan Covid-19 klaster sekolah menengah atas (SMA) Titian Teras, Pijoan, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi perlu mendapatkan penanganan serius menyusul terus bertambahnya jumlah siswa yang terpapar Covid-19 di sekolah itu.

Dikatakan, situasi dan kondisi di SMA Titian Teras kurang kondusif menyusul banyaknya siswa yang terpapar Covid-19. Seluruh siswa yang positif Covid-19 sudah ditangani sesuai protokol kesehatan (prokes). Mereka diisolasi dan dirawat secara intensif di Bapelkes Jambi dan di SMA Titian Teras.  Sedangkan ratusan siswa yang tidak terpapar Covid-19 setelah menjalani dua kali tes PCR dan dinyatakan negatif diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

“Saya meminta penanganan klaster Covid-19 di SMA Titian Teras ini ditangani lebih serius agar kasusnya tidak meluas. Penelusuran dan pengobatan siswa positif Covid-19 perlu dilakukan lebih cepat mencegah bertambahnya jumlah siswa yang terpapar Covid-19,”ujarnya.

Dikatakan, mengantisipasi meningkatnya kasus Covid-19 di Jambi saat ini, warga masyarakat diminta mematuhi prokes. Kemudian Satgas Penanganan Covid-19 Muarojambi juga diminta mengaktifkan kembali Posko Penanganan Covid-19 hingga ke tingkat desa. Selain itu, warga masyarakat yang belum divaksin diharapkan segera divaksinasi guna mencegah bertambahnya korban Covid-19 di daerah itu.

"Kami akan memantau pelaksanaan prokes ini melalui perangkat-perangkat desa. Jangan lagi ada warga masyakarat yang mengabaikan prokes, khususnya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Warga juga harus mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,"ujarnya.

Dalam kunjungannya ke SMA Titian Teras, Masnah Busro memberikan bantuan kepada siswa yang terpapar Covid-19. Bantuan tersebut antar lain makanan bergizi, minuman, vitamin dan susu.

Sementara itu, Kapolres Muarojambi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yuyan Priatmaja ketika meninjau kondisi siswa di SMA Titian Teras bersama Bupati Muarojambi, Hj Masnah Busro, Jumat (18/2/2022) menjelaskan, jumlah siswa yang dinyatakan positif Covid-19 di sekolah unggul Provinsi Jambi itu hingga Jumat (18/2/2022) mencapai 206 orang atau sekitar 26 % dari 800 orang siswa sekolah tersebut. Seluruh siswa yang terpapar Covid-19 tersebut diisolasi dan dirawat di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Jambi, Desa Pijoan, Muarojambi, Provinsi Jambi.

“Jumlah siswa sekolah tersebut yang terpapar Covid-19 hari ini (Jumat, 18/2/2022) bertambah 133 orang. Sehari sebelumnya, Kamis (17/2/2022), siswa sekolah tersbeut yang positif Covid-19 sebanyak 73 orang dan Minggu (6/2/2022) sebanyak 33 orang. Jadi total siswa SMA Titian Teras yang positif Covid-19 hari ini sudah mencapai 206 orang,”katanya.

Dijelaskan, jumlah siswa SMA Titian Teras yang terkena Covid-19 diperkirakan masih bisa bertambah karena masih ada sebanyak 60 orang siswa yang menjalani tes usap (Polymerase Chain Reaction/PCR). Menyikapi meningkatnya penularan Covid-19 di sekolah tersebut, seluruh kegiatan sekolah diminta diliburkan.

Evaluasi PTM

Secara terpisah, kalangan DPRD Provinsi Jambi meminta pihak dinas pendidikan di Jambi mengevaluasi kembali pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di Provinsi Jambi. Bila perlu PTM dihentikan untuk sementara mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Jambi.

Anggota Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Provinsi Jambi, Ririn Novianty , meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk segera mengevaluasi PTM di sejumlah SMA dan sederajat di Provinsi Jambi. Evaluasi tersebut penting menyikapi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di SMA Titian Teras.

“Evaluasi PTM perlu dilakukan agar kasus Covid - 19 tidak bertambah, khususnya di lingkungan sekolah. Kami juga baru dapat informasi terkait penambahan kasus Covid-19 di SMA Tituian Teras Jambi. Kasus hendaknya mendapat perhatian khusus dinas terkait. Kegiatan PTM di sekolah-sekolah harus terus dipantau dan segera dievaluasi,”katanya.  (SPnews/Radesman Saragih)

 

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB