Bengkulu, suarapembaruan.news - Ratusan pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Bengkulu, dilantik dan diambil sumpah jabatan. Pelantikan pejabat tersebut dilakukan oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Jumat (31/12/2021).
Mutasi dilingkup Pemprov Bengkulu pada penghujung tahun 2021 ini, dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional.
"Ini bukan nonjob, tidak ada lagi istilah nonjob. Pelantikan ini berpedoman Peraturan MenPAN-RB, dan surat Mendagri perihal persetujuan penyetaraan jabatan. Penyetaraan ini menyeluruh, se-Indonesia," kata Gubernur Rohidin.
Penyederhanaan birokrasi melalui penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional, lanjut Rohidin, merupakan kebijakan negara untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional, dinamis dan juga responsif. Hal itu harus dilaksanakan dan dipahami sebagai langkah mendukung kinerja, utamanya dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Gubernur juga menegaskan, penyetaraan jabatan tak akan mengurangi hak ASN dalam berkarir maupun soal kesejahteraan yang mereka dapatkan. Pemprov menjamin Pejabat Fungsional akan tetap mendapatkan kepastian pengembangan kompetensi sesuai _skil_ yang dibutuhkan dalam jabatan.
"Hak-hak kesejahteraan juga tidak berkurang, justru kita di Pemprov Bengkulu, akan melakukan formulasi pemberian TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) melalui aspek-aspek atau indikator kinerja dan inovasi. Jadi, tunjukkan hasil kinerja itu, tunjukkan inovasi itu, dan tunjukkan bahwa saudara-saudara layak sebagai pejabat yang kompeten," tandasnya.
Seperti pelantikan-pelantikan pejabat pada lingkungan Pemprov Bengkulu sebelumnya, seluruh pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan berikrar Fakta Integritas untuk tidak korupsi serta tidak terlibat dalam pengedaran dan penggunaan narkoba.
Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik Gubernur Bengkulu. Mereka adalah Diah Irianti (dari Kepala BKD) menjabat Kepala Dinas Dukcapil, Khairil Anwar (dari Kepala Kesbangpol), menjabat sebagai Asisten I, Soemarno (dari Staf Ahli) menjabat sebagai Kepala BPSDM dan Yuliswani (dari Asisten II) sebagai Kepala BPKD.
Selanjutnya, Fahriza Razie Yahya (dari Ka BPSDM) sebagai Asisten II, Yenita Saiful sebagai Kadis Perindag, Sisardi sebagai Kadis Ketahanan Pangan, M. Ikhwan sebagai Staff Ahli, Oslita sebagai Kaban Kesbangpol, Mulyani (dari Kadis PU) rotasi menjadi Kadis ESDM, Jaduliwan (dari Kadis Kominfo) rotasi sebagai Kalak BPBD
12) Yudi Satria sebagai Kadis Perkim, Edi Hartawan sebagai Kepala Biro Ortala, Siswanto menjabat sebagai kepala Biro Umum, Supran sebelumnya Asisten I jabatan baru sebagai Staff Ahli. (SPnews/Usmin)