regional

Jambi Terima Bantuan 1.300 Tabung Oksigen, Khusus Penanganan Pasien Covid-19

Jumat, 31 Desember 2021 | 00:34 WIB
Gubernur Jambi, H Al Haris menerima berita acara bantuan 1.300 tabung oksigen dari Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif, Kamis (30/12/2021). (Ist)

Jambi, suarapembaruan.news – Provinsi Jambi mendapatkan bantuan oksigen sekitar 1.300 tabung khusus penanganan pasien Covid-19.

Bantuan oksigen yang mencapai nilai Rp 4,92 miliar tersebut akan disalurkan kepada belasan rumahs akit di sembilan kabupaten dan dua kota di Provinsi Jambi.

Bantuan oksigen tersebut diserahkan Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif kepada Gubernur Jambi, H Al Haris di rumah dinas Gubernur Jambi, Kota Jambi, Kamis (30/12/2021).

Menurut Febri Hendri Antoni Arif, bantuan oksigen untuk kesehatan yang diberikan ke Jambi, yakni tabung oksigen berisi 6,7 liter sebanyak 50 unit, tabung oksigen 15 liter (198 unit), tabung oksigen 40 liter (150 unit) dan tabung oksigen 47 liter (1.002 unit). Total nilai bantuan oksigen tersebut mencapai Rp 4,92 miliar.

Sementara itu, Al Haris pada kesempatan tersebut mengatakan, bantuan tabung oksigen tersebut akan disalurkan Pemprov Jambi ke seluruh rumah sakit di sembilan kabupaten dan dua kota di Provinsi Jambi. Rumah sakit yang mendapat prioritas bantuan oksigen tersebut, yaitu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambim RSUD Abdul Manap Kota Jambi, RSUD setiap kabupaten, RS TNI Bratanata Jambi dan RS Bhayangkara Jambi.

“Bantuan oksigen tersebut juga akan diberikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi untuk persediaan. Jika rumah sakit kehabisan persediaan oksigen, bisa langsung mengajukan permintaan kepada BPBD Provinsi Jambi,”katanya.

Tetap Waspada

Al Haris pada kesempatan tersebut meminta seluruh jajaran pemerintahan dan lapisan masyarakat Jambi tetap waspada penyebaran Covid-19, terutama varian baru, omicron. Meskipun kondisi kasus Covid-19 di Provinsi Jambi melandai selama dua bulan terakhir, namun pencegahan dan penanganan Covid-19 harus tetap dilakukan secara intensif.

“Pencegahan dan penanganan Covid-19 yang perlu dilakukan, penerapan disiplin protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak. Kemudian pelaksanaan vaksinasi harus terus dilanjutkan kendati target vaksinasi nasional 70 % sudah tercapai di Jambi. Vaksinasi yang perlu dilanjutkan di Jambi khusus lanjut usia, warga desa dan anak usia 6 – 11 tahun,”katanya.

Dikatakan, masyarakat Jambi harus tetap waspada Covid-19 walaupun saat ini kondisi Covid-19 di Provinsi Jambi dalam keadaan aman dan kasus yang ada juga sudah mulai cukup terkendali. Kewaspadaan itu penting karena saat ini varian omicron sudah mulai masuk ke Indonesia, khususnya daerah Jakarta.
“Semoga kondisi Jambi terus dalam keadaan aman, dan kita semua tidak mengabaikan protokol kesehatan,”katanya.

Terkait capaian vaksinasi di Provinsi Jambi, Al Haris mengatakan, total warga Jambi yang sudah mengikuti vaksinasi dosis pertama sekitar 2.005.491 atau sekitar 75 % dari target vaksinasi di Jambi sekitar 2.686.193 orang. Sedangkan capaian vaksinasi dosis kedua di Jambi sekitar 1.439.306 orang atau sekitar 54 %.

Sedangkan total kasus Covid-19 di Jambi sejak Maret 2020 hingga Kamis (30/12/2021) mencapai 29.786 kasus, sembuh 28.990, meninggal 780 dan sedang dirawat 16 kasus. Kemudian kasus harian Covid-19 di Jambi sepekan terakhir nihil. (SPnews/Radesman Saragih)

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB