Surabaya, suarapembaruan.news – Sebanyak 280 driver ojek online (Ojol) perempuan menerima bingkisan berupa paket sembako, uang saku dan door prize, dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Pemberian bingkisan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ibu tersebut, dipusatkan di Gedung Islamic Center, Surabaya (29/13/2021). Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban mereka.
Menurut gubernur perempuan pertama di Jatim, melihat latar belakang kondisi para driver ojol wanita yang hampir 90% merupakan orang tua tunggal (single parent), ia, berkomitmen memberi penguatan bantalan ekonomi sekaligus menyisir masyarakat yang tergolong rentan miskin.
Pemprov Jatim bersama Baznas melalui zakat produktif akan menyisir masyarakat yang tergolong pada masyarakat rentan miskin. Misalnya para driver ojol yang rerata single parent ini dan mereka yang memiliki usaha ultra mikro.
Mungkin bagi banyak orang 500 ribu bukan jumlah yang berarti. Tapi bagi para pelaku usaha ultra mikro ini sudah cukup berarti agar tidak terjerat rente.
Itulah yang dilakukan secara kontinyu saat ini , stimulus dan penguatan.
Tidak hanya itu, Khofifah juga mengatakan akan ada subsidi bunga terhadap pelaku usaha ultra mikro dengan pinjaman maksimum Rp. 10 juta di bank UMKM Jatim.
Sehingga nantinya para peminjam hanya dikenakan bunga maksimal sebesar 3% saja sisanya disubsidi oleh APBD Jatim. Skema ini hanya berlaku di bank UMKM Jatim.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Driver Online Jatim Asmuin mengungkapkan rasa bahagianya atas kedatangan Gubernur Khofifah dalam sebuah acara yang mempertemukannya dengan driver online wanita.
Di tempat yang sama, seorang driver ojol Ninuk, dengan menggendong anaknya yang masih sekitar 2 bulan menyampaikan, bagaimana dirinya dan suami bergantian menjaga buah hatinya. Bahkan, tak jarang Ninuk bekerja sembari membawa anaknya.
"Resiko pekerjaan kami berdua. Suami saya juga ojol. Jadi kalau di rumah tidak ada orang ya terpaksa anak balita saya, saya ajak berkeliling," tuturnya. (SPnews/Teguh LR)