regional

BPBD Jatim Terjunkan Tim Srikandi di Pengungsian Semeru

Sabtu, 11 Desember 2021 | 09:51 WIB
Balita dan anak di pengungsian Semeru, diberi asupan nutrisi dan gizi yang cukup. (DOK)

Surabaya, suarapembaruan.news – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, menerjunkan Tim Srikandi BPBD, untuk bertanggungjawab terhadap penyiapan bahan makanan bergizi bagi anak-anak di pengungsian terjadinya awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Lumajang.

“Asupan nutrisi serta gizi anak dan balita harus terpenuhi meskipun sedang di pengungsian.Tentu tidak bisa disamakan antara makanan orang dewasa , bayi dan balita,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (11/12/2021).

Anak atau balita dikatakan gubernur, tidak sekedar kenyang, namun angka kecukupan gizinya juga harus tercapai untuk membantu tumbuh kembang dengan baik, memenuhi kebutuhan energi, serta menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Dapur umum bergerak khusus anak dan balita tersebut didirikan di lokasi pengungsian SMPN 1 Candipuro, Lumajang.

Di lokasi itu, dapur anak dan balita menyasar 64 anak pengungsi, terdiri dari 25 laki-laki, 39 perempuan, yang terdata di posko tersebut.

“Saya berharap dengan layanan ini, kesehatan dan daya tahan tubuh para pengungsi berkategori rentan bayi dan balita dapat terjaga di tengah-tengah kondisi dan situasi yang serba terbatas,” imbuhnya.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Budi Santosa memastikan, kebutuhan bayi dan balita pengungsi tercukupi secara optimal. Kita akan gilir untuk setiap titik pos pengungsi per dua hari.

Sementara itu, berdasarkan rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (10/12/2021), pukul 21.00 WIB, jumlah warga meninggal dunia sebanyak 45 jiwa, luka berat 19 orang , luka ringan 19 orang, korbang atau dalam pencarian 12 dan mereka yang mengungsi 6.573. Warga yang mengungsi tersebar di 126 titik. (SPnews/Teguh LR)

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB