regional

Mobil Relawan UNS Terjebak Banjir Lahar Hujan Semeru

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:03 WIB
Mobil relawan Rumah Sakit Universitas Negeri Sebelas Maret Solo tertimbun lumpur material erupsi Semeru. (Ist)

Lumajang, suarapembaruan.news - Mobil relawan Rumah Sakit Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo tertimbun lumpur saat sedang mencoba membantu evakuasi korban erupsi Gunung Semeru di Dusun Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Selasa (7/12/2021) malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.30 WIB paska mengevakuasi warga ke Posko Pengungsian, dan saat akan menjemput rekan relawan yang tertinggal, mendadak banjir lahar hujan Semeru menerjang dan mobil langsung terjebak hinggu seluruh badan.

Hal itu disampaikan Anton, salah satu relawan kepada wartawan di Dusun Kamarkanajng, Desa Sumberwuluh, usai mendapatkan pertolongan dari Tim SAR BPBD Lumajang.

Awalnya, hanya menghantam bodi mobil namun kemudian dengan cepat, lumpur masuk ke dalam mobil dan mesin mati. Anton dan kawan-kawan menyelamatkan diri karena mobil mereka terbenam lumpur lahar hujan.

Mobil tersebut berisi sejumlah peralatan dan barang yang hendak didonasikan. “Kami menunggu situasi aman dulu. Setelah situasi aman, baru kami berani evakuasi,” ujar Anton, seraya menyatakan, hanya mampu membantu tim SAR BPBD yang mencoba mengeluarkan barang-barang milik relawan yang berada di dalam mobil.

Banjir berasal dari daerah aliran sungai yang tertutup material lahar dingin. Begitu hujan deras turun, air bergerak dan membawa material lumpur tersebut mengalir menerabas jalan desa.

Sejumlah rumah warga tenggelam dalam air setinggi 50-100 centimeter. Banjir tersebut sempat membuat heboh rapat koordinasi dengan relawan bencana yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Kantor Kecamatan Pasirian, Selasa malam itu.

Bupati Thoriqul Haq pun menerima pesan via WhatsApp dari tim di lapangan dan memperdengarkannya di hadapan forum.
“Info terkini dulur-dulur, mohon doanya. Posisi Candipuro panik. Ada instruksi dari Pos Pantau dari atas, wilayah Sumberwuluh ke timur termasuk Candipuro disuruh mengosongkan, karena tanggul yang membatasi kali timur Gladak Perak sudah jebol. Banjir diperkirakan lebih besar. Posisi jalan raya Candipuro, banyak orang yang turun dari atas sudah bingung. "Mohon doanya untuk saudara-saudara yang berada di tempat datar mohon diperingatkan. Terima kasih.”
Dari WA yang beredar, sebuah foto mobil sedan relawan berwarna hitam terjebak didalam endapan lumpur. Setelah beberapa waktu diperoleh keterangan, mobil yang terjebak dalam endapan lumpur tersebut, digunakan para relawan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk mengevakuasi korban terdampak erupsi di kawasan Dusun Kamaekajang yang masuk zona merah alur banjir lahar Gunung Semeru.

Menanggapi hal itu, Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho, membenarkan jika foto mobil terjebak itu milik relawan UNS yang memang diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga korban erupsi Gunung Semeru.

Menurut Jamal, saat melakukan evakuasi pengungsi, tiba-tiba turun hujan dan tak lama kemudian ada lahar dingin menerpa mobil relawan tersebut. "Saya sudah ingatkan teman-teman relawan untuk terus berkoordinasi dengan Satgas Basarnas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya. (SPnews/Aries Sudiono)

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB