regional

Motif Pembakaran Mimbar di Makassar Hanya Karena Kesal

Minggu, 26 September 2021 | 05:57 WIB
Pelaku pembakaran mimbar khutbah Masjid Raya Makassar mengaku kesal karena diusir saat tidur. (SPNews/M Kiblat Said)

SUARA PEMBARUAN NEWS, MAKASSAR – Setelah menjalani pemeriksaan awal oleh pihak Kepolisian, pelaku pembakaran mimbar khutbah Masjid Raya Makassar, Ka (23) mengaku perbuatan itu dilakukan hanya karena kesal sering ditegur petugas masjid saat tidur di areal masjid.

Pasca kejadian, Sabtu dinihari (25/9/2021) pelaku langsung kabur dan lolos dari kejaran petugas keamanan masjid. Siang hari pelaku berhasil diamankan dan menjalani pemeriksaan di Resmob Polda Sulsel.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, hasil pemeriksaan sementara pelaku yang juga muslim, itu mengaku tidak ada maksud lain dari aksinya membakar mimbar Masjid Raya Makassar, hal itu dilakukan semata-mata karena kesal, sering diusir saat lagi tidur di areal masjid.

Adanya dugaan pelaku mengalami gangguan jiwa, Witnu mengatakan, tidak ada kewenangan polisi untuk menentukan hal itu. "Untuk memastikan pelaku diduga mengalami gangguan jiwa atau tidak, tentu harus menjalani pemeriksaan kejiwaan," ujarnya. Sebelum kejadian, pelaku dan rekannya sering terlihat disekitar masjid. Karena dia yakin wajahnya akan dikenali saat beraksi, pelaku sengaja menutup kamera CCTV terlebih dahulu.

Bersamaan ditangkapnya pelaku, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu hoax. "Ini kriminal biasa, tidak ada sangkut pautnya dengan masalah lainnya. Jadi, kami minta warga tetap tenang, polisi segera menuntaskan ini," tandasnya.

(M Kiblat Said)

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB