regional

Capaian Vaksinasi di DIY 75,74 Persen

Rabu, 22 September 2021 | 14:09 WIB
Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 154.214 hingga Rabu (22/9/2021), 52 persennya adalah perempuan.

 

-
Persentase cakupan vaksinasi dosis pertama kelompok lansia di DIY masih berada di angka 58,78 persen. (SPnews-Fuska Sani Evani)

SUARA PEMBARUAN, YOGYAKARTA – Dari total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 154.214 hingga Rabu (22/9/2021), 52 persennya adalah perempuan.

Dengan analisis dasar penuaran virus yakni tingkat mobilitas, maka kelompok perempuan berstatus ibu rumah tangga yang mendominasi kasus, perlu mendapat perhatian khusus.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembayun Setyaningastutie, Rabu (22/9/2021) menyatakan, pada dasarnya jumlah penduduk perempuan di DIY lebih tinggi dari laki-laki, namun jika persebaran virus Covid-19 didasarkan pada tingkat mobilisasi, maka dengan kondisi ini, menurutnya perlu dilakukan kajian lebih mendalam, sebab kalangan perempuan yang notabene bukan kelompok masyarakat dengan mobilitas tinggi, justru prosentase positifnya lebih tinggi.

“Kalau perlu kita selenggarakan vaksin khusus untuk kaum perempuan, karena meski tidak beraktivtas tinggi, jumlah pasien positifnya lebih banyak,” katanya.

Sementara itu, saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY masih berupaya menuntaskan vaksinasi terhadap kelompok lanjut usia (lansia) atau warga yang berumur 60 tahun ke atas, karena persentase cakupan vaksinasi dosis pertama kelompok ini masih berada di angka 58,78 persen per Selasa (21/9/2021) lalu meski vaksinasi lansia telah dicanangkan Mei 2021 lalu.

“Artinya, dari total sasaran sebanyak 472.852 orang, baru 277.396 lansia yang menerima vaksin Covid-19. Sedangkan sebanyak 179.032 lansia atau 37,86 persen telah menuntaskan vaksinasi dengan menerima injeksi hingga dosis ke dua,” katanya.

Pembayun Setyaningastutie menengarai, kendala utama vaksinasi lansia tersebut adalah keterbatasan akses dan mobilitas lansia. Maka, Dinkes DIY terus melakukan layanan vaksinasi secara jemput bola.

Dikatakan, Satgas Vaksin DIY melakukan penjemputan bagi lansia yang terkendala transportasi ke titik-titik vaksinasi.

"Kita harus menempun strategi ini, datang mendekat pada posisi mereka," terangnya.

Sejumlah kelompok masyarakat termasuk lansia pun juga ada yang masih meragukan efektivitas vaksin Covid-19. Ini juga mempengaruhi cakupan vaksinasi di DIY. Sehingga upaya sosialisasi dan peningkatan motivasi masyarakat perlu terus digiatkan.

"Ini jadi PR kita semua supaya ada edukasi memotivasi lansia agar mau divaksin. Kalau sekarang capaian baru 58,5 persen lansia, kita kejar sampai akhir bulan 60 persen," tandasnya.

Sedang capaian vaksinasi masyarakat DIY per 21 September 2021 sudah mencapai 2.175.466 orang atau 75,74 persen dari total target sekitar 2.870.000 orang. Untuk dosis kedua mencapai 1.390.706 orang.

Ditargetkan akhir bulan capaian vaksinasi bisa mencapai 80 persen sesuai ketentuan pemerintah pusat dalam mencapai herd immunity atau kekebalan komunal terhadap virus Corona.

Terpisah, Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY, Sumadi mengungkapkan, DIY sebenarnya sudah masuk empat besar daerah dengan cakupan vaksinsi tertinggi.

Seperti target awal, lanjutna, diharapkan Oktober 2021  vaksinasi mampu mencapai 80 persen. “Artinya imunitas kekebalan kita membaik sehingga kita bisa buka sektor pendidikan dan sektor-sektor lainnya," paparnya Sumadi.

Dalam proses percepatan vaksinasi, Pemda DIY berupaya mendekatkan layanan vaksinasi ke titik terdekat masyarakat. Bahkan hingga tingkat RT/RW dan kalurahan.

"Kita selalu mendekatkan (vaksinasi). Untuk masyarakat yang tidak bisa menggunakan gadget maka teman-teman di wilayah bisa jemput bola,” katanya.

Warga yang belum terakomodir layanan vaksinasi, bisa melakukan pendafataran secara mandiri melalui sistem aplikasi yang disiapkan Pemda DIY, yakni ayovaksin.jogjaprov.id.

Sumadi memastikan,  dalam waktu dekat, DIY akan menerima kiriman sebanyak 82.000 dosis vaksin. {FSE)

 

 

 

 

 

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB