Tiga Kegiatan Kalender Event Nusantara Digelar di Bengkulu Tahun 2024

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Selasa, 19 Maret 2024 | 06:52 WIB
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah didampingi Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu, Murlin Hanizar paling kiri saat berkunjung ke Menteri Pariwisata Ekonomi Kreaktif, Sandiaga Uno di Jakarta.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah didampingi Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu, Murlin Hanizar paling kiri saat berkunjung ke Menteri Pariwisata Ekonomi Kreaktif, Sandiaga Uno di Jakarta.(Foto/Ist)

Bengkulu,suarapembaruan.news- Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hazinar mengatakan, pada tahun 2024 ini, ada tiga kegiatan kalender event nusantara (KEN) yang akan dilaksanakan di Provinsi Bengkulu.

Kegiatan KEN ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan manca negara dan wisatawan nusantara ke Provinsi Bengkulu di masa mendatang. Dengan meningkatnya kunjungan wisata ke Provinsi Bengkulu, maka usaha UMKM masyarakat juga meningkat.

"Ketiga KEN ini sudah disepakati untuk digelar di Bengkulu pada tahun 2024 ini, setelah Gubernur Rohidin Mersyah bersilaturahmi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreaktif (Menparekraf), Sandiaga Uno, di Jakarta beberapa waktu lalu," kata Murlin kepada wartawan, di Bengkulu, Selasa (19/3/2024).

Ketiga KEN itu, yakni Festival Tabut, Festival Air Manna Bengkulu Selatan dan Festival Danau Tes 2024. Dalam pertemuan Gubernur Rohidin dengan Menparekraf Sandiaga Uno juga dibahas kesiapan pembuatan film Ibu Fatmawati Soekarno.

"Mudah-mudahan finalisasi pembuatan film ibu Fatmawati Soekarno dapat dilakukan secepatnya, karena sudah cukup lama dan riset yang cukup panjang. Hasil riset itu butuh persetujuàn yang sangat panjang, termasuk dari Keluarga ibu Fatmawati Soekarno," tambah Murlin mengutif keterangan Gubernur Rohidin.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, katanya sangat mendukung sekali pembuatan film Ibu Fatmawati Soekarno yang dinilai dapat membangkitkan usaha ekonomi kreatif.

Selain itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uño juga setuju pembuatan film tersebut, karena mendukung usaha ekonomi kreatif. Sebab, dunian perfilman itu bagian dari produk Ekonomi Kreatif," demikia Murlin.(*)

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X