Klaten, SUARA PEMBARUAN – Program unggulan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Klaten dan Kodim 0723/Klaten, yakni Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) ke-XXXIII Tahun Anggaran 2026, resmi dimulai di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, pada Selasa (12/5/2026) .
Upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Desa Pakisan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh, yakni dari tanggal 12 Mei hingga 11 Juni 2026 .
Bupati Hamenang menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan di tingkat pedesaan.
"Pembangunan wilayah tidak dapat dilakukan pemerintah daerah sendirian, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak untuk mempercepat pemerataan pembangunan," ujar Bupati Hamenang Wajar Ismoyo di sela-sela upacara pembukaan .
Target Fisik dan Nonfisik
Program KBMKB ke-XXXIII memiliki dua sasaran utama, yaitu pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Sasaran fisik yang menjadi prioritas meliputi:
- Betonisasi jalan sepanjang 642 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 12 sentimeter .
- Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit .
Sementara itu, kegiatan nonfisik yang akan dilaksanakan adalah penyuluhan bela negara dan penyuluhan administrasi kependudukan (Dukcapil) bagi warga setempat .
Libatkan 87 Personel Per Hari
Pelaksanaan KBMKB kali ini mengusung skema gotong-royong lintas sektor. Pasiter Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Eka Atmaja, memaparkan rincian tenaga kerja yang dikerahkan setiap harinya.
"Tenaga kerja setiap hari terdiri dari TNI 30 orang, Polri 5 orang, teknisi 2 orang, aparat desa 5 orang, dan masyarakat 45 orang. Total personel mencapai 87 orang setiap hari," jelas Kapten Inf Eka Atmaja .
Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama pelaksanaan program yang merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Klaten Nomor 17/900/1 Tahun Anggaran 2026 . Pemilihan lokasi di Desa Pakisan didasarkan pada kebutuhan prioritas desa, terutama terkait kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.
Warga Sambut Antusias
Kepala Desa Pakisan, Santoso, menyambut gembira dimulainya program ini. Ia mengungkapkan bahwa warganya sudah lama menanti perbaikan infrastruktur, terutama jalan yang menjadi akses utama aktivitas ekonomi dan pendidikan.
Artikel Terkait
Avanza Berstiker “TNI AL” Hadang TransJakarta di Kemang, Aksi Viral Picu Sorotan
Polda Kalsel Minta Maaf Usai Anggotanya yang Berpangkat AKBP Viral Nyetir Sambil Merokok di Jalan: Ini jadi Pelajaran
Kebijakan Energi Menjadi Fondasi Transportasi dan Stabilitas Ekonomi Nasional
Operasi Antik LK 2026, Polda Riau Berhasil Bongkar 435 Kasus Narkoba dan Amankan 557 Tersangka
Polda Jateng Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis di Bawen, Pengedar Simpan Barang Haram dalam Topi