Rumah Warga Miskin Ekstrem di Gowa Berubah Menjadi Permanen Tanpa Menggunakan APBD

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Selasa, 20 Mei 2025 | 19:07 WIB
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin,  menyerahkan simbolis kunci rumah hasil bantuan perbaikan rumah kepada Daeng Duri, di Lingkungan Songkolo, Kelurahan Borongloe, Bontomarannu, Selatan. (Ist)
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyerahkan simbolis kunci rumah hasil bantuan perbaikan rumah kepada Daeng Duri, di Lingkungan Songkolo, Kelurahan Borongloe, Bontomarannu, Selatan. (Ist)

 

GOWA - SUARA PEMBARUAN - Daeng Duri, wanita paruh baya yang berstatus warga miskin ekstrem di Lingkungan Songkolo, Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, tak mampu menahan keharuannya, air mata mengiringi ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang telah 'menyulap' rumahnya menjadi rumah permanen yang dilengkapi sambungan aliran listrik PLN.

Daeng Duri tak sendiri, ada beberapa warga lainnya juga memperoleh uluran tangan Pemkab Gowa yang memberi perhatian khusus kepada keluarga miskin ekstrem, membantu sambungan listrik, membenahi kehidupan mereka, memberi bantuan agar bisa bangkit berusaha memperbaiki kehidupannya. Semua itu dilakukan Pemkab sebagai fokus program 100 hari kerja Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, tanpa menggunakan APBD.

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, secara simbolis menyerahkan kunci rumah hasil bantuan perbaikan rumah kepada Daeng Duri, di Lingkungan Songkolo, Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Selasa (20/5). Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, Manager PLN UP3 Makassar Selatan, Jimmy Indra Baskara, serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

Bantuan ini merupakan bagian dari program kolaboratif Pemerintah Kabupaten Gowa bersama DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI).

Penyerahan dilakukan dihadapan warga serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Gowa. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni tersebut kini telah direnovasi sehingga menjadi tempat tinggal yang lebih manusiawi bagi Ibu Dg Duri, yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh pembuat batu bata.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari DPD APERSI. Kolaborasi ini sangat penting dalam upaya kita menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa, khususnya di wilayah Songkolo,” ujar Wabup Darmawangsyah dalam sambutannya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengembang yang telah berkontribusi nyata dalam program bantuan ini. Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan kolaborasi semua pihak.

“Alhamdulillah, hari ini rumah Ibu Dg Duri sudah bisa dihuni. Ini merupakan langkah nyata mendukung program Gowa Massannang, Program 100 Hari Kerja kami bersama Ibu Bupati Gowa,” tambahnya.

Hibah Dg Siajang

Tak hanya menyerahkan kunci rumah, Darmawangsyah juga menyampaikan bantuan tambahan berupa bibit cabai dan bibit ternak bebek kepada Dg Duri, yang diberikan melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Gowa. Ia berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan usaha mandiri yang kelak juga bisa memberikan manfaat bagi orang lain.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dg Siajang yang telah menghibahkan tanah miliknya sebagai lokasi pembangunan rumah untuk Dg Duri.

“Kebaikan hati Bapak Dg Siajang patut kita apresiasi. Semoga kebaikan ini menjadi berkah dan menginspirasi orang lain untuk turut membantu sesama,” ujarnya.

Sementara itu di Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Wabup Gowa menyerahkan bantuan sambungan listrik PLN kepada Kartini, warga miskin ekstrem yang bekerja sebagai cleaning service.

Halaman:

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

X