Suzuki Tekankan Persaingan Sehat, Bukan Perang Harga: Fokus pada Kualitas dan Layanan Jangka Panjang

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 21:11 WIB
Donny Saputra (dok SIS)
Donny Saputra (dok SIS)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada kualitas produk dan layanan purna jual di tengah fenomena “perang harga” yang tengah melanda industri otomotif nasional. Hal itu disampaikan oleh Deputi Managing Director 4W Sales & Marketing PT SIS, Dony Saputra, dalam pertemuan virtual bersama rekan media.

Dalam kesempatan tersebut, Dony menilai tren penurunan harga secara agresif oleh sejumlah merek otomotif bukanlah strategi jangka panjang yang sehat.


“Penurunan harga yang terlalu drastis, bahkan lebih dari 10 persen, menurut kami sudah di luar batas kewajaran pasar Indonesia,” ujarnya.

“Persaingan harga memang hal lumrah, tetapi jika tidak diimbangi dengan kualitas produk dan layanan, justru akan menurunkan kepercayaan konsumen.”

Dony menjelaskan, strategi perang harga yang berlebihan bisa menimbulkan efek domino. Selain mengacaukan nilai jual kembali kendaraan, hal ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang mobil bekas karena fluktuasi harga yang tidak menentu.


“Pada akhirnya, bukan hanya pedagang yang dirugikan, tapi juga konsumen yang sebelumnya membeli kendaraan dengan harga normal,” jelasnya.

Suzuki sendiri, kata Dony, mengambil pendekatan berbeda dengan menempatkan kepuasan pelanggan dan kualitas produk sebagai prioritas utama.


“Kami tidak ingin menjual mobil seperti jual putus. Suzuki membangun merek ini sejak 1970-an. Jadi kami lebih menekankan keberlanjutan, bukan sekadar kompetisi harga,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam era digital dan meningkatnya literasi konsumen, masyarakat kini semakin cerdas dalam memilih kendaraan. Pembeli tak hanya melihat harga, tetapi juga memperhatikan kualitas, efisiensi, pengalaman pembelian, serta layanan purna jual.


“Konsumen sekarang tidak mau hanya murah, tapi juga ingin mendapat manfaat jangka panjang,” katanya.

Yasuki Mochizuki, General Manager Strategic Planning Suzuki Motor Corporation (dok SIS)

Sementara itu, Yasuki Mochizuki, General Manager Strategic Planning Suzuki Motor Corporation asal Jepang yang telah enam tahun berdinas di Indonesia, turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih, ia berbagi pengalaman pribadi selama tinggal di Indonesia, termasuk kesannya terhadap budaya lokal dan kuliner Nusantara.


“Saya suka makanan Indonesia, meskipun kadang terlalu pedas untuk orang Jepang,” ujarnya sambil tersenyum.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Stiletto Dagger Kreatifitas Tanpa Batas Kromworks

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 21:55 WIB
X