Hadapi Persis Solo, Panpel Kesulitan Cari Stadion Alternatif

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 11 Maret 2024 | 09:07 WIB
PSIS siap hadapi Persis Solo, 14 Maret mendatang.
PSIS siap hadapi Persis Solo, 14 Maret mendatang.

Semarang, suarapembaruan.news – Jelang pertandingan PSIS vs Persis Solo pada laga pekan ke-29 BRI Liga 1 2023/24, Kamis (14/3), Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSIS saat ini mengalami kesulitan untuk mencari stadion alternatif disaat masih berlangsungnya renovasi Stadion Jatidiri.


Panpel sudah melakukan upaya untuk mencari alternatif stadion dengan berkomunikasi, mendatangi, dan menyerahkan surat permohonan secara resmi seperti di Stadion Moch Soebroto Magelang, Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion Manahan Surakarta, Stadion Brawijaya Kediri, hingga Stadion Gelora Bangkalan Madura.

Seperti di Bantul, Panpel dan Manajemen PSIS sudah menghadap ke Bupati Bantul dan di Surakarta, Panpel juga sudah melakukan komunikasi tatap muka langsung dengan pihak keamanan dan dinas terkait di Surakarta.

Di beberapa kota lainnya pun sama, Panpel PSIS juga sudah mencoba melakukan komunikasi dengan beberapa pihak terkait seperti pihak keamanan dan pengelola stadion.

Namun semuanya tidak memberikan rekomendasi untuk menggelar pertandingan PSIS vs Persis di wilayah tersebut.

"Panpel sudah mencoba berkomunikasi untuk persiapan pagelaran pertandingan lawan Persis di berbagai lokasi dan belum membuahkan hasil,’’ ujar ketua Panpel PSIS, Agung Buwono, Minggu (10/3).

Di Magelang, pihak keamanan tidak mengeluarkan rekomendasi karena dengan pertimbangan infrastruktur kurang memadai untuk laga bigmatch.

Kemudian di Bantul, Pemerintah Kabupaten tidak memberikan rekomendasi penggunaan karena trauma terhadap laga big match saat Persija menghadapi Persebaya beberapa tahun silam
"Kalau di Solo pada tanggal yang sama sudah dibooking PSS Sleman lebih awal. Kami juga sudah mencoba untuk mengajukan perubahan jadwal menjadi tanggal 17 pihak pengelola menyetujui, namun pihak keamanan tidak merekomendasikan karena faktor keamanan dan kami direkomendasikan untuk mencari alternatif tempat lain,’’ imbuhnya.

Pihaknya juga mengajukan Stadion Brawijaya Kediri, namun pihak keamanan merekomendasikan pertandingan tanpa penonton.

‘’Ini justru akan menyulitkan pertandingan di sana dengan menimbang beberapa macam risiko seperti masih dekatnya jarak Kediri ke Semarang dan Solo," lanjut Agung.

Hingga Minggu (10/3) sore, Panpel PSIS masih mencoba untuk berkomunikasi dengan pihak terkait seperti Pj Bupati Bangkalan dan pihak keamanan yang menaungi wilayah Stadion Gelora Bangkalan.

"Kami sedang berkomunikasi dengan Pemkab Bangkalan untuk meminta izin penggunaan Stadion Gelora Bangkalan dan pihak keamanan. Ini merupakan pilihan terakhir, mohon doa teman-teman semua," ujar Agung.

Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi mengatakan, panpel telah bekerja keras untuk mencari stadion alternatif supaya suporter PSIS bisa menyaksikan laga PSIS vs Persis.

Namun dengan fakta lapangan yang ada, apabila di Bangkalan tidak dapat dilaksanakan pertandingan juga, maka manajemen dan panpel PSIS akan menyerahkan sepenuhnya ke PT. Liga Indonesia Baru (PT.LIB) sebagai operator liga untuk menggelar pertandingan PSIS vs Persis.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polri Resmi Gelar E-Sport Kapolri Cup 2026

Minggu, 7 Juni 2026 | 17:32 WIB
X