nasional

Pemprov Jatim Terus Kembangkan Taruna Angkasa, Bhayangkara, Pamong Praja dan Nala

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:01 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di tengah peresmian enam fasilitas baru dan hasil rehabilitasi di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, di Kota Malang. (Ist).

Surabaya, SUARA PEMBARUAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terus mengembangkan Taruna Angkasa di Madiun, Taruna Bhayangkara di Genteng, Banyuwangi, serta Taruna Pamong Praja di Bojonegoro.

Pengembangan tersebut untuk memberikan ruang kepada peserta didik dalam memperkuat kompetensi, karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan sesuai kekhasan setiap sekolah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat meresmikan enam fasilitas baru dan hasil rehabilitasi di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Kota Malang, Kamis (20/8/2026).

Khusus SMAN Taruna Nala, gubernur mendorong agar penguatan pendidikan ketarunaan berjalan seiring dengan peningkatan wawasan kemaritiman dan kenusantaraan.

Karakter Indonesia sebagai negara kepulauan harus dipahami secara mendalam oleh generasi muda.

Ia, berharap para taruna dan taruni SMAN Taruna Nala tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan kedisiplinan yang kuat, tetapi juga memahami besarnya potensi kemaritiman Indonesia.

Wawasan tersebut dinilai penting untuk membangun kesadaran generasi muda bahwa masa depan Indonesia juga sangat berkaitan dengan kemampuan mengelola, menjaga, dan mengembangkan kekayaan laut serta wilayah kepulauan.

Enam fasilitas yang diresmikan diharapkan, memiliki fungsi lebih dari sekadar bangunan fisik. Rumah Belajar Gunung Semeru dan Rumah Belajar Gunung Arjuno, misalnya, diharapkan menjadi ruang yang mendorong budaya belajar, kreativitas, inovasi, dan interaksi antarpeserta didik.

UKS Pulau Gili Labak diharapkan memperkuat kesadaran hidup sehat. Sementara Ruang Makan Masalembu dapat menjadi ruang pembelajaran kedisiplinan, tata krama, kebersamaan, serta jiwa korsa.

Monumen Kapal Samudra Pratama menjadi simbol semangat kemaritiman, keberanian, dan ketangguhan. Sedangkan Masjid At-Tarbiyah diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat keimanan dan akhlak para taruna dan taruni.

“Pendidikan yang unggul harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak dan kekuatan spiritual. Ilmu, prestasi, dan kepemimpinan harus selalu berpijak pada akhlak yang baik,” kata Khofifah.

Dalam kesempatan ini, ia, juga memberikan penghargaan kepada 10 siswa-siswi SMAN Taruna Nala yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar para taruna dan taruni terus meningkatkan prestasi di berbagai bidang.

Khofifah juga memberikan beasiswa pendidikan masing-masing sebesar Rp1 juta dan sepatu sekolah kepada 30 murid dari keluarga afirmasi jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Mereka masing-masing berasal dari Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang, dengan jumlah 10 penerima dari setiap daerah.

Tags

Terkini