nasional

Tiga Nyawa Melayang, Dua Terluka Akibat Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora

Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:02 WIB
Tragedi kebakaran sumur minyak kembali terjadi di Kabupaten Blora. Peristiwa nahas itu berlangsung pada Minggu, 17 Agustus 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo.

Blora, SUARA PEMBARUAN – Tragedi kebakaran sumur minyak kembali terjadi di Kabupaten Blora. Peristiwa nahas itu berlangsung pada Minggu, 17 Agustus 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo. Insiden tersebut menewaskan tiga orang dan membuat dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Berdasarkan laporan kepolisian, kebakaran bermula saat sejumlah warga melakukan pengeboran di sumur minyak di Dukuh Gendono. Tiba-tiba api menyambar, meluas ke sumur, lalu merambat cepat hingga ke rumah warga terdekat milik Tamsir.

Akibat kejadian itu, tiga orang meninggal dunia. Dua korban yang meninggal di lokasi adalah Tanek (88) dan Wasini (51), keduanya warga Dukuh Gendono. Sementara korban lainnya, Sureni (52), meninggal dunia pada Senin dini hari, 18 Agustus 2025, pukul 01.15 WIB.

Selain korban jiwa, dua orang lainnya, Yeti (30) dan Abu Dabi (2), mengalami luka bakar parah. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Tak hanya korban manusia, kebakaran juga menyebabkan kerugian materi, termasuk bagian belakang rumah milik Tamsir yang hangus serta matinya seekor sapi dan kambing milik warga.

Langkah Cepat Aparat dan Tim Gabungan

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah darurat begitu insiden dilaporkan. “Kami langsung melokalisasi area dengan radius aman 100 meter, memasang garis polisi, dan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga langsung berkoordinasi dengan Dinas ESDM, BPBD, serta Damkar Kabupaten Blora untuk menanggulangi kebakaran. Selain evakuasi, pendampingan juga diberikan kepada warga terdampak, termasuk tali asih bagi keluarga korban meninggal dunia.

Kapolres menambahkan, pemadaman api dari sumur minyak ilegal ini membutuhkan sinergi lintas instansi. “Kami bekerja sama dengan BPBD, Damkar, Satpol PP, hingga Pertamina Blok Cepu agar upaya pemadaman berjalan efektif dan aman. Fokus utama kami adalah memastikan api tidak merembet lebih luas serta menjaga keselamatan warga,” jelasnya.

Hingga saat ini, tim gabungan masih berupaya keras menjinakkan kobaran api yang sulit dipadamkan karena tingginya kandungan minyak. Selain itu, investigasi penyebab kebakaran juga terus dilakukan, termasuk pengumpulan bukti dan keterangan dari para saksi.

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB