Surabaya, SUARA PEMBARUAN - Paguyuban Peternak Kabupaten Blitar, mengirimkan bantuan 8,7 ton telur ayam, untuk korban terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dikirim ke Posko Jatim Peduli NTT, Kantor Badan Penanggukangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, di Waru, Sidoarjo.
Sumbangan yang dikirim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, bersama sejumlah bantuan logistik lain, seperti, beras, gula, susu, sambel pecel dan mie instan, diterima Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, dengan didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Satriyo Nurseno.
Hadir mewakili Bupati Blitar dalam penyerahan bantuan ini, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Blitar Bambang Dwi Purwanto dan Kalaksa BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi.
Bambang Dwi Purwanto mengatakan, bantuan diberikan sebagai wujud kepedulian warga Kabupaten Blitar, terhadap korban terfampak bencana NTT.
Kabupaten Blitar sejauh ini, merupakan pemasok kebutuhan telur nasional, yang kontribusinya mencapai sekitar 30 persen.
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diterima dari Pemkab Blitar, khususnya dari paguyuban peternak ayam dan susu serta aneka kebutuhan kainnya, untuk disalurkan ke masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.
"Semoga bantuan ini bisa meringan beban masyarakat NTT," katanya.
Aneka kebutuhan tersebut diberangkatkan ke NTT, Rabu (26/8/2026) sore, melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, berbarengan dengan bantuan lain dari OPD dan CRS di lingkungan Pemprov Jatim.
Adapun rincian khusus dari masyarakat Kabupaten Blitar, meliputi, susu sebanyak 627 karton, beras 2.650 kg, gula 2 ton, sambel pecel 356,5 kg, telor 8,7 ton dan mie Instan sejumlah 10 dos.
Sementara itu Pemprov Jatim sudah mengirimkan aneka kebutuhan sehari-hari, yang dibutuhkan korban terdampak bencana NTT.
Artikel Terkait
Pemprov Jatim Kembali Kirim 64,4 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
PMI Berangkatkan Bantuan 258 Ton untuk Korban Gempa NTT
PP DMI Bantu Korban Gempa NTT