“Menurut surat dari Kementerian Keuangan dan Bappenas, untuk 2027 sebenarnya kami mendapat pagu indikatif Rp270,2 triliun untuk penerima manfaat 81,5 juta,” ungkap Arumsari.
BGN menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan program sepanjang semester kedua tahun 2026. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan skema penerima manfaat MBG pada tahun anggaran berikutnya agar program unggulan pemerintah tersebut semakin efektif dalam menekan masalah gizi dan stunting di Indonesia.
Artikel Terkait
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim Kantongi Nama-Nama Besar dalam Kasus MBG
Dapur MBG Ramai-ramai Berhenti Beroperasi, BGN Tegaskan Tak Ada Instruksi Penghentian Program
Dana Rp218 Miliar untuk 97 Dapur MBG Diduga Raib, Investor Bongkar Dugaan Skandal di Lingkungan BGN
ICW Soroti Skandal BGN: Ganti Pimpinan Tak Cukup, Sistem MBG Harus Dibenahi
MBG Tak Lagi untuk Sekolah Elite? Wacana Kepala BGN Baru Picu Perdebatan Publik