Berdarah di Maybrat! 2 Marinir TNI Gugur, Senjata Dirampas TPNPB

Photo Author
Redaksi, Suara Pembaruan
- Senin, 23 Maret 2026 | 05:51 WIB
Ransel anggota TNI (Istimewa)
Ransel anggota TNI (Istimewa)

Sorong, SUARA PEMBARUAN - Tragedi berdarah kembali terjadi di wilayah konflik Papua Barat Daya. Dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL) gugur dalam kontak tembak hebat di Kampung Sori (atau Sory), Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIT.

Kedua prajurit yang gugur adalah Prada Marinir Andi Suvio dari Yonmar 7 dan Prada Marinir Elki Saputra dari Yonmar 10. Satu prajurit lainnya mengalami luka tembak kritis dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. R. Oetojo di Sorong untuk perawatan intensif. Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu langsung mendatangi RSAL tersebut dan menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua putra terbaik bangsa.

Kontak tembak ini dipicu oleh serangan terhadap pos militer TNI di lokasi tersebut. Dari pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap IV Sorong Raya pimpinan Brigjen Denny Moos. Juru Bicara TPNPB OPM Sebby Sambom mengklaim TPNPB OPM bertanggung jawab penuh atas operasi tersebut. Mereka menyatakan berhasil menembak tiga anggota TNI (satu tewas di tempat, dua luka kritis), serta menyita dua pucuk senjata api beserta logistik militer.

Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden berdarah di wilayah Papua, di tengah upaya pendekatan persuasif dan keamanan yang terus berlangsung.

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X