Antara lain ketersediaan Trolley, kelancaran pelayanan proses check in bagi penumpang, kenyamanan ruang tunggu, Fasilitas Toilet di Bandara, dan fasilitas gedung parkir.
Baca Juga: Perkuat Kebudayaan Nasional untuk Menjawab Tantangan Globalisasi
Program ini juga bisa membantu petugas on duty yang dalam melayani para pengguna jasa, sehingga layanan dapat semakin dioptimalkan dan disesuaikan dengan kebutuhan, serta untuk menjamin pengawasan security dan safety operasional di bandara.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang terbaik kepada penumpang, mulai dari saat tiba di bandara hingga saat meninggalkan bandara. Teknologi ini dapat digunakan untuk berbagai tugas di bandara, yakni people tracking & counting, waiting time process monitoring, vehicle tracking, aircraft tracking serta wildlife animal tracking. Upaya ini kami lakukan sebagai bentuk pelayananan optimal dari kami kepada seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang,” ujar Fajar.
Baca Juga: Edy Paryono Tutup Usia, Ini Sosok Pelatih Legendaris yang Bawa PSIS Juara Liga Indonesia 1999
Penerapan teknologi AI computer vision di Bandara Internasional Ahmad Yani ini, kata dia, merupakan salah satu contoh penerapan AI di sektor transportasi udara.
AI memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keamanan di berbagai sektor, termasuk sektor transportasi.*
Artikel Terkait
KKB Kembali Beraksi, Pesawat Caravan Asia One Ditembak di Beoga
Penyelidikan Kasus Penembakan Pesawat Wings Air, Aparat Keamanan Tindaklanjuti Kejadian di Bandara Nop Goliat Dekai
Penembakan Pesawat Wings Air oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Dilakukan dari Kali Brasa dan saat Mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai
119 Kotak Suara Dirampas KKB di Bandara Hitadipa, 171 Lainnya Tertahan di Nabire, Wilayah Intan Jaya Dipastikan Gelar Pemungutan Suara Susulan
Cititrans Buka Rute Shuttle dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang ke Tegal dan Solo