Video Bukti Trauma Anak-anak terhadap Paula
Pada sidang yang sama, Baim Wong menghadirkan bukti tambahan berupa video yang disebut-sebut sebagai penyebab trauma anak-anak terhadap Paula.
Video tersebut diputar di hadapan hakim dan disaksikan oleh seorang psikolog anak yang bertindak sebagai saksi ahli.
"Bentuk video tidak perlu saya sampaikan, tetapi video tersebut membuktikan adanya trauma anak terhadap ibunya," ungkap Fahmi Bachmid, kuasa hukum Baim Wong, kepada media setelah sidang pada Rabu, 15 Januari 2025.Baca Juga: Dua Menteri Rapat Soal Pangan dengan Pj Gubernur dan Para Bupati se Sulsel
Video tersebut disertai penjelasan dari saksi ahli, yang juga memberikan terapi kepada anak-anak untuk mengatasi trauma mereka.
"Yang lama itu dari ahli konselor anak, jadi dia yang memberikan terapi terhadap anak supaya tidak trauma," jelas Fahmi.
Namun, Fahmi tidak mengungkap detail tentang tindakan Paula yang diduga menyebabkan trauma tersebut.Baca Juga: Diskop dan UKM Imbau Pelaku UMKM di Bengkulu Waspadai Rentenir
Ia menegaskan bahwa hal itu merupakan materi persidangan yang hanya akan dijelaskan oleh psikolog.
Baim Wong Percaya Paula Tetap Menyayangi Anak-anaknya
Meski menghadirkan bukti trauma anak-anak, Baim Wong tetap menunjukkan sikap percaya bahwa Paula tidak memiliki niat buruk terhadap anak-anak mereka.
"Enggak lah. Orang tua pasti sayang sama anaknya. Apa yang terjadi, ya kita harus bertanggung jawab saja, mau itu salah atau enggak benar," ujar Baim.
Baim juga menegaskan bahwa ia tidak ingin memberikan komentar lebih jauh terkait hal tersebut karena ia dan Paula sama-sama adalah orang tua dari kedua anak mereka.Baca Juga: Dinas P3APPKB Seluma-Pengadilan Agama Tais Jalin Kerja Sama Perlindungan Anak dan Cegah Nikah Muda
"Kalau saya enggak bisa berkomentar karena sama-sama orang tua," tambahnya.
Proses perceraian ini terus menjadi sorotan publik, mengingat keduanya adalah pasangan selebritas yang dikenal harmonis sebelum isu perpisahan muncul.
Sidang lanjutan dijadwalkan akan terus digelar hingga mencapai keputusan final.*