"Jadi kalau selama ini banyak pihak yang menyatakan, 'Hamish harus bertanggung jawab pada gaji-gaji karyawan', itu adalah salah besar," lanjutnya.
Hamish Daud Merasa Reputasinya Rusak
Dalam kesempatan yang sama, Hamish merasa reputasinya selama ini rusak akibat permasalahan tersebut.
Di sisi lain, suami dari penyanyi Raisa Andriana itu berharap agar semua bisa selesai dengan mencari keadilan.Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun: Konsistensi TVRI Menjaga Spirit NKRI dan Demokrasi
"Saya di sini, saya rasa sebagai korban. Jadi saya sangat ingin mencari keadilan," harap Hamish.
"Yang jelas saya sebagai korban di sini, berurusan nama baik juga, reputasi juga. Saya juga baru belajar," tandasnya.
Alasan Hamish Daud Mundur dari Perusahaan
Hamish pernah mengumumkan mundur dari posisi CMO Octopus melalui unggahan Instagram pribadinya @hamishdw, pada 13 Februari 2024 lalu.Baca Juga: Tidak ada Dualisme di PMI, Pemerintah Sahkan Kepengurusan Pimpinan Jusuf Kalla
Dalam unggahan itu, Hamish mengungkap selama empat tahun terakhir berkecimpung di dunia startup telah memberikannya banyak pelajaran.
"Empat tahun terakhir saya terjun di sebuah perusahaan startup bernama Octopus untuk memberikan dampak positif terhadap lingkungan," ungkapnya.
Aktor kenamaan Indonesia itu juga mengaku memilih mengundurkan diri dari posisi CMO Octopus karena alasan pribadi.Baca Juga: Sehari, Mentan Kunjungi Empat Provinsi Demi Swasembada Pangam, Istrahat di Heli dan Pesawat
"Dengan berat hati saya mengumumkan bahwa hari ini adalah hari terakhir saya sebagai CMO/Co-Founder. Saya akan mengundurkan diri dari posisi saya di Octopus karena alasan pribadi," pungkasnya.
Klarifikasi dari CEO Octopus
Pada 27 Desember 2023 lalu, CEO Octopus, Moehammad Ichsan mengklarifikasi terkait isu Hamish yang dituding tidak membayar gaji karyawan.
Bagi yang belum tahu, Octopus merupakan startup daur ulang sampah yang menyajikan platform untuk memudahkan pengumpulan produk limbah dari konsumen dan mendaur ulangnya menjadi bahan baku.Baca Juga: Plt Gubernur Bengkulu Harapkan HIPMI Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah