Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Anggota DPR Korea Selatan dari Partai People Power, Bae Hyunjin, menuai sorotan publik usai menghadiri pemakaman aktor veteran Ahn Sungki di Seoul St. Mary’s Hospital pada 5 Januari lalu. Kehadirannya menjadi perbincangan hangat di komunitas online dan media sosial.Baca Juga: Penampilan Luhan di Usia 35 Jadi Sorotan, KNetz Ramai Bahas Aura dan Aktivitasnya
Perhatian warganet tertuju pada busana serba putih yang dikenakan Bae Hyunjin, serta ekspresi wajahnya yang dinilai terlalu cerah untuk suasana duka.
Beberapa foto dan video memperlihatkan ia sempat tersenyum saat memberikan pernyataan kepada media di lokasi pemakaman, hal yang memicu beragam reaksi keras dari netizen.Baca Juga: Penampilan Luhan di Usia 35 Jadi Sorotan, KNetz Ramai Bahas Aura dan Aktivitasnya
Kolom komentar pun dipenuhi kritik. Sebagian netizen menilai riasan wajah, aksesori, dan pilihan busananya terlalu mencolok untuk prosesi pemakaman.
Ekspresi wajahnya juga dianggap tidak selaras dengan suasana penghormatan terakhir bagi mendiang aktor legendaris tersebut.Baca Juga: Pengacara Korea Soroti Kasus Danielle NJZ, Disebut Harus Hadapi Min Heejin Demi Selamatkan Posisi
Meski demikian, tidak sedikit pula yang membela Bae Hyunjin. Beberapa pihak berpendapat bahwa ia mungkin datang langsung dari agenda resmi tanpa sempat berganti pakaian, atau hanya singgah sebentar untuk menyampaikan belasungkawa.
Sementara itu, kepergian Ahn Sungki pada usia 74 tahun meninggalkan duka mendalam bagi industri film Korea Selatan.Baca Juga: Lemari Kotak-Kotak Sam Kim Bikin KNetz Ngakak, Diakui Semua “Beda Tipis”
Aktor yang telah berkarier hampir tujuh dekade dan membintangi lebih dari 170 film ini dimakamkan melalui upacara resmi industri film, yang dihadiri sejumlah aktor ternama dan tokoh penting perfilman Korea.
Kontroversi ini pun memicu diskusi luas tentang etika berpakaian dan sikap publik figur saat menghadiri acara duka, terutama ketika berada di bawah sorotan media.Baca Juga: Fintech Lending Diperketat, OJK Soroti Maucash, Dana Syariah, hingga Risiko Gagal Bayar