Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Dunia hiburan Tanah Air kehilangan salah satu sosok muda berbakat, Gusti Irwan Wibowo, yang lebih dikenal sebagai Gustiwiw. Musisi, aktor, dan komedian ini meninggal dunia pada Minggu, 15 Juni 2025, setelah dikabarkan terjatuh di kamar mandi saat berada di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Jenazah almarhum telah dimakamkan pada hari yang sama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jatisari, Bekasi, Jawa Barat. Kepergiannya yang mendadak menyisakan duka mendalam, terutama bagi ibundanya, Sri Yulianti.
Dalam wawancara dengan awak media di Bekasi pada Senin, 16 Juni 2025, Sri mengenang momen terakhir saat putranya berpamitan hendak pergi ke Bandung. Gustiwiw tak menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan, bahkan sempat mengatakan bahwa ia akan kembali pada hari Minggu.
“Hari Jumat dia bilang, ‘Ibu aku pulang hari Minggu’. Terakhir saya tanya, ‘Ngapain ke Bandung?’ Dia jawab, ‘Podcast’. Saya bilang oke, sampai ketemu Minggu,” tutur Sri.
Sri pun menceritakan bahwa selama bertahun-tahun, ia selalu mengingatkan Gustiwiw agar menjaga kesehatannya. Ia menekankan pentingnya menjaga berat badan yang ideal dan pola makan yang sehat.
“Sejak 2012 saya sudah mengingatkan Gusti untuk menjaga berat badannya. Saya bilang, tolong jaga agar sesuai dengan tinggi badannya,” kenang Sri.
Menurut Sri, meskipun anaknya tampak sehat, bukan berarti bisa mengabaikan pentingnya gaya hidup sehat. Ia berharap kepergian Gustiwiw bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang untuk lebih peduli pada kondisi tubuh mereka.
“Semua harus belajar dari Gusti. Jangan merasa diri sehat, karena kesehatan itu soal waktu,” ujarnya penuh haru.
Ia juga menekankan pentingnya makan makanan bergizi, menghindari makan malam, serta menjaga pola tidur. “Jangan banyak makan. Makanlah sayuran, jangan makan malam. Jangan sering tidur larut. Hati bekerja keras di malam hari, dan kalau dipaksa bisa berdampak pada darah,” kata Sri.
Ia menambahkan bahwa tidur larut malam bisa berdampak buruk bagi kesehatan. “Paling telat itu tidur jam 11 atau jam 12 malam. Bangun pagi subuh, kerja lebih baik jam 3 daripada begadang. Tolong buat teman-teman semua, jangan abaikan. Lebih baik mencegah,” tutupnya, menyampaikan pesan penuh makna dari duka yang mendalam.