ekonomi

Komitmen Keberlanjutan, PT Agincourt Resources Rebut 7 Penghargaan EPSA

Sabtu, 31 Agustus 2024 | 21:47 WIB
PT Agrincourt Resources menyabet 7 penghargaan dalam ajang Penghargaan EPSA yang digelar Departemen Teknik Lingkungan Undip.

Menurunkan emisi Green House Gas (GHG) melalui dekarbonisasi, offset dan nature-based solution project.

Baca Juga: Daftar Bakal Calon Kepala Daerah di 24 Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Selatan


Kemudian, mengurangi intensitas pengambilan air dan menjaga kualitas air discharge. Disamping itu, pengelolaan limbah padat dan cair, pemberdayaan masyarakat, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendorong ekuitas, keberagaman dan inklusi.

 

"Melalui penerapan strategi dan inisiatif yang berimbang dan berkelanjutan tersebut, kami percaya akan menghasilkan manfaat maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan dan berkontribusi positif untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia," paparnya.

 Baca Juga: Bumi Perkemahan HM Yasin Limpo di Cadika Jadi Miniatur Buper Cibubur


Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah menambahkan, dalam menurunkan emisi karbon, PTAR melakukan beberapa aksi antara lain memasang solar PV di area Tambang Emas Martabe dengan kapasitas 2,1 MWp, menggunakan 100% Biofuel B35 serta efisiensi energi melalui optimalisasi kegiatan operasional. 

 

Ditegaskan, perusahaan juga rutin melakukan penanaman pohon baik di dalam maupun luar area Martabe. Total penanaman pohon yang kami lakukan dari tahun 2012 sampai dengan Oktober 2023 sebanyak 90.305 bibit dengan potensi serapan carbon sebesar 22.453 ton CO2e. 

 Baca Juga: Pertemuan Ahli Bedah Tulang Belakang Asia Pacific ke-26 digelar di Yogya

Sementara, total area reklamasi hingga Juni 2024 mencapai 64,52 hektar. Kegiatan reklamasi sejalan dengan kewajiban pemegang izin usaha pertambangan (IUP) dalam memenuhi aspek pengelolaan lingkungan pertambangan, reklamasi, serta pascatambang dan pascaoperasi seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 26 Tahun 2018.  


Di bidang pembibitan tanaman, PTAR telah memperluas Nursery menjadi 6.000 meter persegi, dua kali lipat dari luas awal. 

Baca Juga: Tim Vane of Life Sukses Efisiensikan Biaya Sparepart Rawmill melalui Inovasi Terbaik di PT Semen Gresik


"Perluasan Nursery diharapkan dapat mendukung kegiatan riset serta inovasi dalam pengelolaan lingkungan dan keanekaragaman hayati di sekitar Tambang Emas Martabe, serta mendukung kegiatan reklamasi pascatambang," papar Christine Pepah.


Perluasan Nursery juga mencakup pembangunan laboratorium mikoriza yang dapat digunakan untuk menganalisis jumlah dan spesies spora dan individu mikoriza dari area reklamasi dan hutan asli.

Halaman:

Tags

Terkini