ekonomi

Pemprov Bangun Konektivitas Hubungan Antar Wilayah Guna Wujudkan Bengkulu sebagai Teras Ekonomi Baru

Sabtu, 9 Maret 2024 | 10:42 WIB
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (kiri) hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan.(Foto/MC Pemprov Bengkulu)

Bengkulu,suarapembaruan.news- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, terus melakukan gerakan akselerasi untuk mendukung keterhubungan antara wilayah guna mewujudkan Bengkulu sebagai teras ekonomi baru.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat memberikan sambutan pada acara Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bengkulu Selatan dalam rangka HUT ke-75 Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (8/3/2024).

Ia mengatakan, secara geografis posisi Bengkulu terisolasi. Pada bagian selatan ada Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), di bagian timur ada Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan dibagian barat Samudera Hindia.

Dengan posisi Bengkulu yang demikian, maka membangun keterhubungan atau terkonektivtas antar wilayah merupakan kunci utama untuk kemajuan Provinsi Bengkulu dimasa mendatang.

"Siapa pun kepala daerahnya, dinamika ekonomi tidak akan berjalan ketika konektivitas tidak terbangun dengan baik, maka kita terus mengenjot agar keterhubuganan antar wilayah dapat terlaksana," ujarnya.

Dengan dibangunya infrastruktur pendukung konektivitas antar wilayah tersebut, akan menjadi simpul penggerak ekonomi baru. Hal ini terjadi karena aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar sesuai harapan.

Gubernur Rohidin menambahkan, pelabuhan laut Linau di Kabupaten Kaur, tahun ini sudah jalan dah bisa produktif. Demikian pula peningkatan dan pelebaran jalan yang menghubungkan wilayah Sukaraja di Kabupaten Seluma dengan Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan tembus.

Pembangunan jalan tol Bengkulu akan berlanjut, rel kereta api akan segera dibangun terkoneksi sejalur di bagian tengah pulau Sumatera.

Selain pilar konektivitas, pilar kedua yang harus dimaksimalkan adalah Sumber Daya Alam (SDA). Bengkulu memiliki potensi hutan, panas bumi, maupun perkebunan sawit, kopi, dan karet sebagai komoditas utama.

Pilar ketiga, berupa pelayanan dasar dalam hal kesehatan dan pendidikan. Bengkulu mendesain Rumah Sakit M Yunus sebagai rujukan utama. Saat ini sedang dibangun dan peralatannya sudah siap digunakan tahun ini.

Menurutnya, Bengkulu juga akan memiliki rumah sakit pendidikan yang terintegrasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Bengkulu. Dalam pelaksanaannya, Pemprov Bengkulu akan menghibahkan bekas bangunan rumah sakit lama yang berlokasi di Padang Harapan, Kota Bengkulu.

Mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan menambahkan, memperbesar struktur perguruan tinggi dirasa sangat perlu, sebagai variabel utama untuk menarik orang luar ke daerah.

Ketika lembaga perguruan tinggi berkembang, maka mobilisasi ekonomi akan terjadi. "Ketiga pilar ini tidak mungkin terealisasi maksimal bila tidak didukung dengan pilar stabilitas pemerintahan dari unsur Forkopimda. Maka kami terus memohon dukungan dan kebersamaan yang dibangun secara produktif," ujar Rohidin.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menjelaskan di ulang tahun ke-75 Kabupaten Bengkulu Selatan, ihaknya akan terus bekerja untuk mewujudkan masyarakat sejahtera, membangun SDM dan ketahanan ekonomi menuju Bengkulu Selatan berdaya saing tinggi.

"Kami berterima kasih kepada PaK Gubernur Bengkulu selaku perwakilan pemerintah pusat di daerah yang telah berkontribusi dan menjalin harmonisasi bersama pemerintah daerah. Di sisi lain kami tetap harus meningkatkan kinerja untuk mewujudkan Bengkulu Selatan elok, maju, aman dan sejahtera," demikian Gusnan (*)

Tags

Terkini