ekonomi

Bank Jateng Lanjutkan Transformasi, Laba Bank Jateng lebih dari Rp 2 Triliun

Selasa, 5 Maret 2024 | 11:49 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, membuka acara yang diselenggarakan Bank Jateng. (Humas Bank Jateng )


Lebih dari itu, peran Bank Jateng dalam pembangunan daerah juga semakin nyata melalui pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility).

 

Selama ini, Bank Jateng menyalurkan dana CSR/TJSL yang disinergikan lewat program pembangunan Pemerintah Provinsi Jateng.


“Program unggulan TJSL/CSR Bank Jateng selama ini menyasar pada berbagai priotritas penting, diantaranya penanganan kemiskinan ekstrem (PKE) untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), program pencegahan stunting dimana untuk program pencegahan stunting tersebut Bank Jateng merupakan satu satunya Bank Pembangunan Daerah yang mendapatkan penghargaan nasional untuk Kategori Mitra Filantropi yang diserahkan oleh wakil presiden tanggal 6 Oktober 2023, disamping itu ada program unggulan berupa program pemberian ketrampilan agar siswa binaan mempunyai jiwa kewirausahaan dan siap pakai di dunia kerja” jelas Irianto.


Bank Jateng juga membantu desa binaan dengan memanfaatkan potensi desa dan pemberdayaan masyarakat Bersama dengan BUMDes guna mendorong peningkatan roda perekonomian desa.


Program lainnya adalah mudik gratis dengan pemberian bantuan fasilitas transportasi bagi pekerja non-formal pada arus mudik dan arus balik lebaran untuk memberikan kenyamanan dan keamanan perjalanan sehingga tercipta arus mudik yang tertib dan lancar, serta mendorong perputaran ekonomi di Jawa Tengah.


Program Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) juga menjadi perhatian Bank Jateng. Pemberian bantuan CSR minimal Rp 1 miliar per kabupaten/kota dan provinsi di Jawa Tengah sesuai dengan persentase setoran modal masing-masing pemda atau total sebesar Rp56.683.000.000,- dengan tujuan mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.


Selain itu ada juga Program Percepatan Penanganan Kemiskinan (PPPK). Program ini berupa pemberian bantuan CSR minimal Rp 1 miliar per kabupaten/kota dan provinsi di Jawa Tengah sesuai dengan persentase setoran modal masing-masing pemda atau total sebesar Rp60.000.000.000,- dalam rangka percepatan penanganan kemiskinan, pengurangan pengangguran, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.


Sepanjang tahun 2023, Bank Jateng telah menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp127.364.343.750,-. Atas pencapaian dan prestasi di bidang pengelolaan CSR dan TJSL, Bank Jateng meraih HPN Jateng Award 2024 dari Berlian Organizer dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional tahun 2024 di Wisma Perdamaian pada Jumat (1/3) lalu.

Perwakilan Bank Jateng saat menerima tropi dan piagam HPN Jateng Award 2024 di Wisma Perdamaian, Jumat (1/3) lalu.


Kemajuan Bank Jateng juga terlihat di bidang pengembangan teknologi dan layanan digital. Saat ini, Bank Jateng telah memiliki produk dan layanan berbasis digital, seperti: Bima mobile banking, Bima QRIS, Electronic Data Capture (EDC), cash management system (CMS) Pemda, dan lainnya.


“Bank Jateng bekerjasama dengan Kemendagri dan Pemda se-Jawa Tengah telah memiliki aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang berbasis CMS sehingga membantu Layanan Transaksi Non Tunai bagi Pemerintah Desa di Jawa Tengah” ungkap Irianto.


Atas rapor biru selama ini, Bank Jateng telah mendapat penghargaan dari berbagai pihak yang independen. Beberapa waktu Bank Jateng meraih predikat “The Best BUMD” pada Infobank BUMD Award 2023.


Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama, Irianto Harko Saputro, menyampaikan akan melanjutkan transformasi Bank Jateng ke arah yang lebih baik lagi.


“Banyak kemajuan yang sudah dicapai dan menjadi modal Bank Jateng semakin baik lagi” tambah Irianto.

Halaman:

Tags

Terkini