Operasi pasar migor beberapa waktu lalu.(Foto/Ist)
Bengkulu,SUARAPEMBARUAN-Untuk mencegah terjadi penimbunan minyak goreng subsidi Minyak Kita dari oknum tidak bertanggungjawab menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriyah mendatang, Disperindag Bengkulu perketat pendisribusian minyak goreng terseut di wilayah ini.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Jasya Arief di Bengkulu, Sabtu (14/2/2025) membenarkan hal tersebut.
Ia mengatakan, pengetatan pendistribusian minyak goreng merek Minyak Kita dilakukan guna mengantisipasi kelangkaan migor pada bulan Ramadan dan Idulfitri mendatang. Soalnya, kalau minyak goreng langka dipastikan harga akan melonjak dan ini jangan sampai terjadi di Kota Bengkulu.
Baca Juga: Pertamina Bimbing Ketahanan Pangan Masyarakat melalui Program Pekarangan Pangan Lestari
Disperindag Kota Bengkulu berkoordinasi dengan Bulog Bengkulu guna memastikan distribusi minyak goreng Minya Kita di lapangan berjalan lancar.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog, dan mereka meminta data tiga pedagang besar di Pasar Panorama, serta tiga pedagang besar di Pasar Minggu untuk dijadikan pemasok utama. Minya Kita nantinya akan langsung disalurkan oleh Bulog ke pedagang tersebut agar distribusi lebih terarah," ujar dia.
Jasya menerangkan, dengan diperketat pendistribusian Minya Kita di Kota Bengkulu, maka distribusi minyak goreng lebih efektif, sehingga stok tetap tersedia di pasaran dan harga tetap stabil, khususnya menjelang bulan Ramadhan 1446 Hijriah.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-79 Korem 041 Gamas, Gelar Turnamen Tenis Beregu Putra-se Provinsi Bengulu
Selain itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan, agar pasokan minyak goreng merek Minyakita tetap merata dan mencukupi bagi seluruh warga.
"Pemerintah akan terus memantau ketersediaan dan harga minyak goreng guna menghindari kelangkaan serta lonjakan harga di pasaran," kata dia.
HET Minyak Kita
Sementara itu, Pemkot Bengkulu juga memastikan harga minyak goreng merek Minyakita di wilayah tersebut dipastikan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan yaitu Rp15.700 per liter.
Untuk itu, pemerintah menurunkan tim tim khusus untuk melakukan pengecekan langsung di tingkat lapangan, dan memastikan bahwa harga yang ditetapkan di tingkat distributor masih sesuai dengan HET.