Semarang, SUARA PEMBARUAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan libur panjang akhir Mei 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.567.660 tabung di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Tambahan pasokan itu disiapkan untuk menjaga ketersediaan LPG bersubsidi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama momentum Idul Adha. Jumlah tambahan tersebut setara hampir 100 persen dari konsumsi normal harian LPG 3 kg di wilayah Jateng dan DIY.
Penyaluran dilakukan melalui dua mekanisme. Pertama, skema fakultatif sebanyak 1.048.440 tabung yang akan disalurkan pada 27 Mei 2026. Skema ini merupakan distribusi tambahan di luar jadwal reguler, khususnya saat hari libur atau tanggal merah, agar stok tetap aman di pangkalan.
Sementara itu, skema kedua berupa extra dropping sebanyak 519.220 tabung yang mulai didistribusikan pada pekan keempat Mei 2026. Tambahan volume ini dilakukan untuk mempercepat penguatan stok di tingkat pangkalan menjelang lonjakan konsumsi masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan Pertamina memastikan distribusi LPG 3 kg tetap aman hingga ke tingkat pangkalan resmi.
Menurutnya, tambahan pasokan tersebut terdiri dari 1.087.860 tabung untuk wilayah Jawa Tengah dan 479.800 tabung di DIY. Langkah itu diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat selama menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha dan menikmati libur panjang.
Selain memastikan stok mencukupi, Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi sehingga harga tetap sesuai ketentuan pemerintah dan distribusi subsidi lebih tepat sasaran.
Pertamina turut mendorong masyarakat mampu untuk beralih menggunakan LPG non subsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kilogram maupun 12 kilogram agar subsidi energi dapat dinikmati kelompok yang berhak.
Masyarakat juga dapat mengecek lokasi pangkalan resmi LPG terdekat melalui laman Subsidi Tepat LPG Pertamina.