“Dari data yang ada, masih sekitar 300 lokasi yang lahannya belum tersedia. Tentu harus dicari solusi, apakah memanfaatkan lahan yang ada atau dengan pola lain seperti pembelian lahan,” jelasnya.
Menambahkan hal tersebut, Dandrem menegaskan bahwa jajaran Korem siap melaksanakan pembangunan karena anggaran telah disiapkan pemerintah pusat. Namun, persoalan utama masih pada ketersediaan lahan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menghibahkan lahannya untuk pembangunan koperasi. Ini adalah kepentingan masyarakat bersama. Jika koperasi ini sudah beroperasi, dampaknya akan sangat besar bagi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.