Bengkulu, SUARA PEMBARUAN-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama tim Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Minggu di Kota Bengkulu, Sabtu (14/2/2026), guna memastikan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (sembako) menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriyah.
Sidak dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, didampingi jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu dan unsur Satgas Pangan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, Herwan menyampaikan harga bahan pokok secara umum masih relatif stabil, meski beberapa komoditas mengalami kenaikan.
"Berdasarkan hasil pengecekan, terdapat kenaikan pada minyak goreng, cabai, dan daging ayam. Beras relatif stabil, daging sapi normal, sementara bahan pokok lainnya hanya mengalami kenaikan tipis,” ujarnya.
Ia menyebutkan kenaikan paling signifikan terjadi pada harga daging ayam yang mencapai Rp 45.000/kg. Menyikapi kenaikan ini, Pemda Bengkulu akan segera mengambil langkah untuk menjaga kestabilan harga selama Ramadan, termasuk memanggil pemasok dan pedagang ayam di Kota Bengkulu.
Menurut Herwan, kenaikan harga diduga dipengaruhi tingginya permintaan dari luar daerah. Selain meninjau pasar, rombongan juga melakukan sidak ke gudang Perum Bulog di kawasan KM 9 Kota Bengkulu.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bulog Bengkulu, Dody Syahrial memastikan ketersediaan stok pangan aman hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah. "Kami memastikan stok beras dan daging beku selama Ramadan, dan Idulfitri dalam kondisi aman,” katanya.
Adapun harga bahan pokok di Pasar Minggu, Kota Bengkulu,
daging ayam Rp 45.000/kg, Cabai Panjang Merah Keriting Rp 52.000/kg, daging sapi segar Rp 130.000/kg, telur ayam ras Rp 52.000/karpet isi 30 butir dan minyak goreng ras Rp 16.000/kg, dan beras SPHP Rp 52.000/karung isi 5 kg.
Herwan menambahkan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen terus memantau pergerakan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriyah mendatang.