regional

Setahun Memimpin Gowa, Pasangan Hati Damai Capai 80,9 Persen Tingkat Kepuasan Masyarakat 

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:12 WIB
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang didampingi Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menandatangai sejumlah prasasti pada Peringatan 1 Tahun Kepemimpinan Hati Damai di Istana Tamalate, Jumat (20/2).

 

GOWA - SUARA PEMBARUAN -  Baru setahun memimpin Kabupaten Gowa, pasangan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin (Hati Damai) menunjukkan berbagai capaian positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat dengan tingkat kepuasan mencapai 80,9 persen.

Capaian tingkat kepuasan masyarakat itu diperoleh dari hasil survei independen Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang menilai kondisi Kabupaten Gowa semakin membaik.

Bupati Talenrang mengatakan prinsip utama pemerintahannya yakni memastikan kehadiran pemerintah dirasakan oleh selutuh masyarakat, baik di wilayah dataran rendah maupun dataran tinggi.

“Pemerintahan ini harus benar-benar dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, keamanan, bahkan hal-hal kecil sekalipun, sebisa mungkin kami hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya didampingi Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin pada Peringatan 1 Tahun Kepemimpinan Hati Damai di Istana Tamalate, Jumat (20/2).

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh JSI, sebanyak 73,2 persen masyarakat menilai kondisi Kabupaten Gowa semakin baik, 78,4 persen menyatakan kepemimpinan Hati Damai berhasil, dan 80,9 persen masyarakat puas terhadap kinerja Pemkab Gowa.

“Hasil ini menunjukkan bahwa stabilitas daerah terjaga, pelayanan publik membaik, dan dinamika sosial berjalan lebih kondusif. Tapi evaluasi bukan untuk berpuas diri namun cermin agar kita terus memperbaiki diri,” ungkapnya.

Dalam sektor ekonomi, pertumbuhan Kabupaten Gowa tercatat berada di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan maupun nasional. Kondisi ini menunjukkan daya tahan ekonomi daerah yang semakin kuat.

“Pertumbuhan ekonomi Gowa secara kumulatif hingga triwulan Ill tahun 2025 7,05 persen lebih baik dari pada Sulawesi Selatan 5,24 persen dan Indonesia 5,01 persen,” katanya.

Selain itu, pada tingkat kemiskinan Gowa tahun 2024 turun dari 6,86 persen menjadi 6,64 persen tahun 2025, atau menurun sebesar 0,22 persen yang menunjukkan lebih baik dari Sulawesi Selatan dan Indonesia.

Di sektor pembangunan manusia, rata-rata lama sekolah dan umur harapan hidup mengalami peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gowa kini berada pada kategori tinggi.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa sektor pendidikan dan keamanan menjadi aspek yang paling diapresiasi masyarakat, dimana tingkat kepuasan kinerja tertinggi di bidang Pendidikan 92,5 persen, disusul
keamanan 87,5 persen, pelayanan publik
86,6 persen dan Kesehatan 86,4 persen.

Sementara pada Program Gowa Bersama yaknu Gowa Bersih menjadi yang paling dikenal, sementara tingkat kepuasan tertinggi tercatat pada program Gowa Cerdas dan Gowa Aman.

“Kedepan prioritas kami berdasarkan hasil survei yaitu Infrastruktur jalan dan drainase, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, pengentasan kemiskinan ekstrem, pemerataan pendidikan dan beasiswa, serta modernisasi sistem persampahan,” tambahnya.

Halaman:

Terkini