regional

Pengerukan Alur Pelabuhan Pulau Baai Molor, Gubernur Helmi Minta Pelindo Percepat

Selasa, 1 Juli 2025 | 07:25 WIB
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan sidak ke pelabuhan Pulau Baai untuk memastikan kemajuan pengerukan alur pelabuhan tersebut.(Foto/Ist)

Baca Juga: Sekolah-sekolah di Bengkulu Dipastikan Penuhi Standar Kualitas Tinggi

Ia mengatakan, pihak perusahaan tidak bisa mempertahankan karyawannya tetap masuk kerja seperti biasa karena sumber pemasukan tidak ada lagi untuk membayar pekerja. "Jadi, sebelum kegiatan di pelabuhan Pulau Baai kembali normal, karyawan yang dirumahkan belum kita pekerjakan lagi," ujarnya.

Untuk itu, mereka berharap PT Pelindio Regional II Bengkulu, segera menuntaskan kegiatan pengerukan alur pelabuhan Pulau Baai dalam waktu dekat, sehingga kapal bisa kembali masuk ke Bengkulu, dan kegiatan di pelabuhan kembali bangkit.

Dengan demikian, pekerja dari sejumlah perusahaan yang dirumahkan sejak empat bulan lalu, bisa dipanggil perusahaan tempat bekerja untuk kembali aktif seperti sedia kalah. Namun, jika pengerukan pelabuhan tidak kunjung selesai maka ribuan karyawan perusahaan jasa angkutan pelabuhan akan kehilangan pekerjaan, termasuk TKBM setempat.

Baca Juga: Gubernur Helmi Hadiri Titik Nol Pembangunan Jalan Provinsi di Bengkulu Tengah

Salah seorang pengusaha angkutan jasa pelabuhan di Bengkulu, Marwan Ramis ketika dikonfirmasi Jumat pekan lalu, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, sedikitanya ada 4.500 orang mengantungkan hidup di pelabuhan Pulau Baai, termasuk warung-warung makan yang ada di sekitarnya. Namun, jika pengerukan alur tidak kunjung selesai, maka ribuan pekerja akan kehilang sumber penghidupan.

Selain itu, molornya kegiatan pengerukan juga berimbas kepada ekonomi Bengkulu, karena sebagian besar komiditas banyak masuk ke daerah ini melalui angkutan kapal laut, seperti semen, beras dan komoditi lainnya.

Untuk itu, dia berharap PT Pelindo Bengkulu segera menuntaskan kegiatan pengerukan alur, sehingga aktivitas di pelabuhan ini kembali normal. Demikian pula kegiatan pengapalan batubara, CPO, cangkang sawit dan kegiatan lainya kembali berjalan seperti biasa.

 

 

Halaman:

Tags

Terkini