regional

Atasi Kelangkaan BBM di Bengkulu, Pertamina Tambah Armada Mobil Tanki Penyalur ke SPBU

Kamis, 29 Mei 2025 | 21:16 WIB
Pertamina Sumbagsel menambah sejumlah armada mobil tangki distirubusi BBM ke SPBU guna mengatasi kelangkaan bahan bakar di Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARA PEMBARUAN- Dalam upaya mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak di Provinsi Bengkulu, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), menambah armada mobil tanki penyaluran BBM ke SPBU di daerah ini.

Selain itu, Pemprov Bengkulu mengeluarkan kebijakan pembatasan pembelian BBM di setiap SPBU guna menstabilkan persedian BBM di daerah ini. Kebijakan ini berlaku hingga persedian BBM di setiap SPBU di Bengkulu kembali normal seperti biasa.

Sejak dua kebijakan ini diterapkan antrean kendaraan untuk mengisi BBM di masing-masing SPBU di Bengkulu, khususnya di Kota Bengkulu sudah mulai berkurang, dan diharapkan beberapa hari kedepan stok BBM di SPBU kembali normal seperti semula.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan di Bengkulu, Rabu (28/5/2025) mengatakan, penambahan armada penyaluran BBM di Provinsi Bengkulu, merupakan salah satu upaya yang dilakukan pihaknya dalam mengatasi kebutuhan BBM di daerah ini.

Baca Juga: Modus Penipuan Berkedok Penculikan, Polda Jateng Ungkap Kasus Manipulasi Psikologis Lewat WhatsApp

Penambahan armada penyalur BBM ini sudah dilakukan pihaknya sejak Senin (26/5/2025 lalu. Ada penambahan sebanyak 13 armada mobil tanki, sehingga saat ini jumlah armada tanki penyaluran BBM ke SPBU di Provinsi Bengkulu tercatat sebanyak 64 unit.

Hanya saja, dari total itu ada dua mobil tanki dengan kapasitas 5 Kilo Liter (KL) untuk melayani Pertashop. Sedangkan sisanya melayani penyakuran BBM ke seluruh SPBU yang ada di kabupaten dan kota di Bengkulu.

Dengan penambahan armada ini, katanya tidak bisa dipungkiri terjadi peningkatan rata-rata penyaluran harian BBM bersubsidi di Bengkulu, terutama Pertalite.

Baca Juga: Belasan Hektare Lahan Gambut di Mukomuko, Bengkulu Terbakar

Selama ini rata-rata penyaluran harian diangka 650 KL, saat ini naik menjadi 714 KL. Sementara untuk jenis Biosolar turun, biasanya 250 KL, saat ini turun menjadi 192 KL.

Nikho menambahkan, peningkatnya rata-rata penyaluran harian BBM jenis Pertalite ini, secara langsung menandakan terjadinya panik buying di tengah-tengah masyarakat Bengkulu.

Permintaan Solar Turun

Sementara untuk penurunan jenis Biosolar, salah satu peyebabnya kemungkinan karena terhentinya aktivitas pengangkutan batubara dan Crude Palm Oil (CPO), yang merupakan imbas dari sedimentasi alur Pelabuhan Pulau Baai.

Baca Juga: Antisipasi Kebutuhan Saat Libur Nasional Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah 612.120 Tabung LPG 3 Kg 

Halaman:

Tags

Terkini