Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Sorotan publik di media sosial memanas setelah muncul kasus oknum juru parkir liar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang diduga mematok tarif parkir hingga Rp100 ribu per kendaraan. Praktik tersebut viral dan memicu keluhan masyarakat karena dinilai tidak wajar.Baca Juga: Sopir Diduga Mabuk, Bus PO Harapan Jaya Ugal-ugalan di Jombang, 61 Penumpang Dievakuasi
Polisi sebelumnya telah mengamankan delapan orang jukir liar yang diduga terlibat dalam penarikan tarif parkir tinggi tersebut pada Selasa (17/2/2026). Penindakan ini dilakukan setelah maraknya laporan warga mengenai pungutan parkir yang meresahkan.
Ramainya perbincangan publik soal mahalnya tarif parkir di area pasar terbesar di Asia Tenggara itu turut mendapat perhatian Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa praktik tersebut tidak bisa dibiarkan, namun masyarakat juga diminta memahami situasi menjelang hari raya yang biasanya meningkatkan aktivitas dan kepadatan di kawasan tersebut.Baca Juga: Promedia dan SKI Luncurkan Program Ganti Atap Rumah Wartawan, Dorong Hunian Sehat dan Ramah Lingkungan
Menurutnya, lonjakan pengunjung menjelang Lebaran kerap memicu kemacetan dan berbagai persoalan, termasuk praktik parkir liar. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen melakukan penertiban.
Rano memastikan para jukir yang melanggar akan ditindak, mulai dari penangkapan hingga pembinaan. Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan efek jera dan edukasi agar tidak lagi mematok tarif seenaknya kepada warga.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan mengerahkan Satpol PP bersama aparat kepolisian dan TNI untuk mengawasi kawasan tersebut. Penertiban juga akan diperkuat oleh petugas Satpol PP khusus pariwisata guna menjaga ketertiban di pusat keramaian.
Ia optimistis kondisi akan lebih tertib dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah pun berharap momentum ini menjadi awal pembenahan sistem parkir, khususnya di kawasan padat seperti Tanah Abang, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman.*Baca Juga: Pemprov Bengkulu Finalisasi Pelaksanaan Safari Ramadan 1447 Hijriah, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Artikel Terkait
Pemprov Wajib Berikan Kontribusi Retribusi Parkir pada Pemkot Bengkulu
Polda Jateng Siapkan Tujuh Titik Parkir untuk Dukung Kunjungan Presiden RI di Klaten
GIIAS Semarang 2025 Hadir dengan Fasilitas Lengkap, Shuttle Gratis hingga Parkir Ribuan Kendaraan
Pemkot Bengkulu Terapkan Pembayaran Parkir di Kawasan Belungguk Point Dilakukan Non-Tunai
Alihfungsikan Lahan Parkir, Puluhhan SPT Jukir Dicabut Bapenda Kota Bengkulu