Lestarikan Pesisir Bengkulu, Ribuan Bibit Mangrove Ditanam

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Kamis, 18 Desember 2025 | 09:20 WIB
Ribuan bibit mangrove ditanam di kawasan Pulau Baii dan Jenggalu dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan di wilayah pesisir Bengkulu.(Foto/Ist)
Ribuan bibit mangrove ditanam di kawasan Pulau Baii dan Jenggalu dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan di wilayah pesisir Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARA PEMBARUAN- Sebanyak 2.200 bibit Mangrove ditanam di kawasan Pesisir Bengkulu, persisnya di Pulau Baai dan Muara Jenggalu, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu guna melestarikan lingkungan di wilayah tersebut.

Penanaman ribuan bibit Mangrove tersebut, dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Pertamina ke-68, PT Pertamina Training and Consulting (PTC) bersinergi dengan Fuel Terminal Pulau Baai, Bengkulu, Rabu (17/12/205).

Kegiatan ini merupakan kometmen nyata Pertamina Group dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir seruta memperkuat ketahanan wilayah dari ancaman abrasi dan bencana di masa mendatang.

‎Acara penanaman mangrove ini, Perwakilan PLH Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Bengkulu, Kompol Ponco Prabowo, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Afriyenita, dan instansi terkait lainya serta undangan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pelestarian ekosistem pesisir Bengkulu.

‎Plt Kepala Dinas LH Kota Bengkulu, Afriyenita mengatakan, kegiatan penanaman mangrove ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Bengkulu.

"Kolaborasi seperti yang dilakukan hari ini sangat kami apresiasi karena sejalan dengan upaya pengendalian abrasi dan pengurangan risiko bencana di wilayah pesisir.” Tutur Afriyenita.

‎Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman, namun juga melibatkan kelompok lokal dan mitra kolaborasi mangrove berbasis masyarakat, yakni Organisasi Lingkungan Hidup Japhana sebagai mitra kelompok mangrove dan Arunika Bumi Lestari sebagai implementor program.

Melalui pendekatan partisipatif, PTC mendorong masyarakat pesisir untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat mangrove sebagai benteng alami yang melindungi kehidupan dan mata pencaharian mereka.

‎“Penanaman mangrove ini merupakan inisiasi semangat langkah berkelanjutan PTC bersama para mitra. Mangrove bukan sekadar tanaman, tetapi harapan bagi keberlangsungan ekosistem pesisir dan keselamatan generasi mendatang.” ujar Okeu Yudipratomo, Ast. Manager Corporate Communication & CSR PTC dalam kesempatan tersebut.

Selain aksi lingkungan, PTC juga menegaskan komitmennya di bidang pendidikan melalui peresmian program SELARAS (Sekolah Literasi Anak Pesisir) dengan memberikan bantuan infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang sekolah di SDN 83 Bengkulu, yang berada di wilayah pesisir.

Bantuan yang diberikan meliputi pembangunan tempat cuci tangan, renovasi perpustakaan dan ruang kelas, serta penyerahan 110 buku bacaan untuk memperkaya literasi siswa.

SDN 83 Bengkulu juga merupakan salah satu Sekolah Energi Berdikari yang dibina langsung oleh Pertamina dalam penguatan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

‎Sebagai bentuk penguatan ketangguhan komunitas, PTC turut menghadirkan literasi kebencanaan bagi siswa dan orang tua SDN 83 Bengkulu, dengan fokus pada mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami.

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X