BUMDes Motor Penggerak Kemandirian & Kesejahteraan Masyarakat Desa

Photo Author
Fuska Sani Evani, Suara Pembaruan
- Jumat, 30 Mei 2025 | 17:36 WIB
Pembukaan Pameran Kampoeng Kreasi. (Ist)
Pembukaan Pameran Kampoeng Kreasi. (Ist)

Surabaya, SUARA PEMBARUAN –  Jawa Timur memiliki 6.756 BUMDes dengan 11.251 unit usaha, termasuk 610 BUMDes yang mengelola unit usaha wisata.

Melihat data tersebut, saya optimis BUMDes mampu menjadi motor penggerak kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa, ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat membuka Pameran Kampoeng Kreasi (PAKASI) di Surabaya, Kamis (29/5/2025).

Apalagi menurutnya, banyak kesempatan untuk mendapatkan pendampingan dari berbagai insitusi baik BUMN, BUMD, kampus dan private sector. Artinya institusi tersebut menjadi bagian yang bisa memberikan penguatan kemampuan managemen bagi lahirnya inovasi dan kreatifitas produk yang diinisiasi.

Selain itu, Khofifah juga menyebut desa sebagai pilar utama ekonomi dan pangan daerah. Berdasarkan Keputusan Menteri Desa PDTT No. 400 Tahun 2024, jumlah Desa Mandiri di Jawa Timur terdapat sebanyak 4.019 desa.

Jawa Timur memiliki lebih dari 4.000 desa mandiri, tertinggi secara nasional. Ini membuktikan bahwa desa-desa kita mampu menjadi motor utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Pada bagian lain disampaikan, Jatim mencatat sejumlah capaian di sektor pangan. Provinsi ini surplus hampir 500 ribu ekor sapi potong, 526 ribu kambing, dan 1.717 kerbau. Di sektor tanaman pangan, produktivitas tebu di Bondowoso mencapai 20 ton per hektar.

Sementara padi tetap menjadi komoditas unggulan dengan produktivitas tertinggi nasional sejak tahun 2020.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) desa untuk 'naik kelas' dengan cara meningkatkan kualitas produk lewat kreativitas dan inovasi.

PAKASI merupakan event tahunan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur, yang di tahun keenam ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan yang Inklusif dan Berkelanjutan Dalam Rangka Penguatan Ketahanan Pangan”. Kegiatan ini diselenggarakan mulai 29 Mei hingga 1 Juni 2025.

PAKASI 2025 menghadirkan 66 stan dari DPMD kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta partisipasi dari DPMD Kalimantan Selatan. Kegiatan ini juga melibatkan perguruan tinggi untuk mendampingi program pengembangan kapasitas desa, khususnya di sektor pangan dan UMKM.

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X