Gaga-Gara Tamu Tak Diundang Datang, Resepsi Pernikahan Sepasang Penganti Direlokasi ke Tempat Lain

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Jumat, 23 Mei 2025 | 21:34 WIB
Plafon gedung Balai Buntar, Bengkulu rontok akibat diguncang gempa pada Jumat dini hari, akibatnya pesta pernikahan sepasang pengantin pada Sabtu  bantal dilaksanakan,  (Foto/Ist)
Plafon gedung Balai Buntar, Bengkulu rontok akibat diguncang gempa pada Jumat dini hari, akibatnya pesta pernikahan sepasang pengantin pada Sabtu bantal dilaksanakan, (Foto/Ist)

Bengkulu, SUARA PEMBARUAN-Dampak gempa bumi 6,3 SR melanda Bengkulu, Jumat (23/5/2025) sekitar pukul 02.30 WIB, tidak hanya menyebabkan banyak rumah masyarakat roboh, rusak berat dan ringan saja, tapi juga menyebabkan acara resepsi pernikahan sepasang pengantin tidak bisa digelar karena gedung yang akan digunakan rusak berat diguncang gempat.

Gedung Balai Buntar yang menjadi lokasi resepsi perkawinan tersebutm mengalam rusak berat plafon ambruk, sehingga gedung milik Pemprov Bengkulu, tidak bisa digunakan sama sekali.

Bahkan, di gedung tersebut sudah dipasang pelaminan dan dekorasi pada Kamis malam, tapi Jumat dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, Bengkulu datang tamu tidak diundang, yakni gempa tektonik berkekuatan 6,3 SR.

Baca Juga: Data BPBD Kota Bengkulu, 140 Rumah Warga Roboh dan Rusak Berat Akibat Diguncang Gempa 6,3 SR

Akibat kedatangan tamu tidak diundang tersebut, gedung Balai Buntar babak belur, atap plofon ambruk. Dengan demikian, acara resepsi pernikahan sepasang pengantin harus direlokasi ke tempat lain.

Calon pengantin pria, Arif mengatakan, ia terpaksa membatalkan resepsi di gedung Balai Buntar, seperti undangan yang telah tersebar, sehingga terpaksa mencari lokasi lain atau mencari alternatif lain termasuk menunda resepsi.

Ia mengatakan, hal itu dilakukan untuk keselamatan banyak orang, khususnya tamu undangan. Apalagi sebagian plafon kondisinya siap ambruk susulan.

Baca Juga: Kejurda Taekwondo Kapolda Cup Bengkulu Ajang Cetak Generasi Juara

Meskipun sewa gedung sudah dibayar lunas Rp 10,7 juta , ia mengaku ikhlas batal resepsi di gedung impiannya. Meski demikian ia berharap bisa mendapatkan kompensasi berupa pengembalian dana dari pihak pengelola gedung.

Sementara itu, Kepala BPKD Provinsi Bengkulu, Haryadi menyatakan akibat gempa melanda daerah ini pada Jumat dini hari menyebabkan plafon gedung Balai Buntar runtuh dan bagian pintu dan jendela kaca yang pecah.

"Dipastikan 100 persen plafon rusak dan beberapa bagian kaca juga pecah. Sehubungan dengan kerusakan ini maka kita tidak merekomendasikan penggunaan gedung ini untuk acara resepsi pernikahan karena khawatir keselamatan para tamu undangan," ujarnyao.

Baca Juga: Gempa 6,3 Magnitudo Guncang Bengkulu, Ratusan Rumah Warga Roboh dan Rudak Berat

Sementara untuk pesta pada Sabtu dan Minggu lusa, menurut Haryadi pihak keluarga mempelai sudah sepakat untuk membuat tenda di bagian luar gedung, karena undangan resepsi sudah tersebar, sehingga terpaksa acaranya di luar gedung.

Haryadi menambahkan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga akan membuat perencanaan untuk segera melakukan perbaikan flapon gedung Balai Buntar yang rontok tersebut, sehingga gedung ini bisa di gunakan masyarakat untuk acara pesta pernikahan.

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X