Semarang, suarapembaruan.news - Stadion Jatidiri Semarang akan direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai Februari ini.
Beberapa aspek yang akan direnovasi, meliputi perbaikan single seat penonton, perbaikan drainase dan rumput stadion, hingga penyempurnaan aspek keselamatan dan keamanan.
Baca Juga: Mundur dari PSIS, Carlos Fortes Dapat Tawaran dari Klub Timur Tengah
Renovasi Stadion Jatidiri, sangat berdampak pada PSIS Semarang. Pasalnya, PSIS Semarang akan menjadi tim musafir hingga Stadion Jatidiri selesai direnovasi oleh Kementerian PUPR pada Oktober mendatang.
Saat ini, manajemen PSIS tengah mencari alternatif stadion yang akan digunakan dalam beberapa pertandingan sisa di BRI Liga 1 2023/24.
"Saya sangat terkejut mendengar kabar bahwa rumput harus dibongkar total, tapi setelah kami lihat saat hujan deras ternyata memang benar penyerapan air tidak maksimal sehingga lapangan banjir. Oleh sebab itu mau gak mau rumput harus dibongkar total karena Jatidiri disiapin untuk gelaran internasional Piala AFF U16.,’’ papar CEO PSIS Yoyok Sukawi, Sabtu (17/2).
Baca Juga: Perpanjang Kontrak Hingga 2026, Gali Freitas: Saya Bahagia di Sini
‘’Kami minta maaf karena kami tidak bisa melanjutkan sisa kompetisi di Jatidiri. Walaupun situasi seperti ini cukup sulit, kami akan tetap fight di sisa kompetisi dan panpel PSIS saat ini masih cari alternatif beberapa stadion di Jawa Tengah seperti di Magelang dan Solo. Nanti akan diinformasikan secepatnya," imbuh Yoyok Sukawi.
PSIS sendiri pada pertandingan kandang terdekat akan menghadapi Dewa United pada Jumat (23/2).*