olahraga

Bambang Pamungkas : Kegagalan Timnas Bukan Soal Skor, tapi Sistem yang Belum Dewasa

Senin, 20 Oktober 2025 | 06:30 WIB
Mengintip sorotan publik tentang kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026. (Instagram.com/@timnasindonesia)


“Masih banyak yang perlu kami pelajari dan tingkatkan, baik secara individu maupun tim,” ujarnya seperti dikutip Kyodo News.

Jepang bahkan mencoba formasi baru dan memberikan ban kapten kepada Takefusa Kubo sebagai bagian dari pengembangan karakter tim. Moriyasu menegaskan bahwa laga melawan Indonesia bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses pembentukan tim jangka panjang.


Di sisi lain, mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengakui kekecewaannya usai gagal membawa Garuda ke Piala Dunia.


“Beberapa menit awal kami bermain baik, tapi Jepang jelas berada di level berbeda, level Piala Dunia,” katanya seusai laga di Stadion Suita, Osaka.

Kluivert menyebut, meski hasilnya pahit, kekalahan itu menjadi pelajaran penting bagi tim.
“Kami harus belajar dari pertandingan ini. Jepang pantas menang, dan kami menghargai itu,” ucapnya.


Kegagalan Timnas Indonesia kali ini memang menyakitkan, tetapi seperti diingatkan Bepe, yang lebih penting adalah bagaimana bangsa ini belajar dari kegagalan.
Ketenangan, evaluasi jujur, dan perbaikan sistem menjadi kunci agar sepak bola Indonesia benar-benar siap menatap masa depan.

“Jepang saja yang sudah menang besar masih mau belajar. Kita pun seharusnya bisa bersikap sama — rendah hati, reflektif, dan terus berbenah,” tutup Bepe.*

Halaman:

Tags

Terkini