nasional

Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak di NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:09 WIB
gerak cepat IDM kirim bantuan ke korban bencana gempa NTT dok. Humas IDM

Jakarta, SUARA PEMBARUAN — Musibah yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat respons cepat dari InJourney Group. Holding BUMN di bidang aviasi dan pariwisata nasional ini langsung menghimpun serta menyalurkan bantuan guna memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak.

Dengan memobilisasi sumber daya dari seluruh entitas serta berkoordinasi bersama ekosistem BUMN, InJourney Group memastikan dukungan dapat segera hadir di lokasi bencana. Bantuan yang diberikan tidak hanya mengedepankan kecepatan, tetapi juga ketepatan sasaran, berdasarkan hasil asesmen kebutuhan di lapangan. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan fokus pada empat sektor utama, yakni pangan dan air minum, kesehatan, logistik tanggap darurat, serta kebutuhan kelompok rentan.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi faktor krusial dalam masa tanggap darurat. "Semangat memberikan manfaat tersebut juga kami bawa ketika saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah. Begitu kebutuhan di lapangan teridentifikasi, kami segera menggerakkan sumber daya InJourney Group untuk hadir dan memberikan dukungan. Bantuan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, mulai dari kebutuhan pangan dan air minum, kesehatan, logistik darurat, hingga kebutuhan kelompok rentan," ujar Herdy.

Berdasarkan hasil asesmen, bantuan yang telah dimobilisasi dan disalurkan mencakup 7.950 kilogram beras, 69.740 liter air minum, 378 dus mi instan, 96 dus susu UHT, serta bahan makanan pokok lainnya seperti gula, minyak goreng, sarden, biskuit, sereal, kopi, dan teh. Untuk kelompok rentan, disediakan 865 kemasan popok bayi, 80 bungkus makanan bayi, dan 1.300 perlengkapan mandi dalam bentuk hygiene kit. Di bidang kesehatan, bantuan berupa obat-obatan dan perlengkapan medis dasar meliputi paracetamol, obat gangguan pencernaan, vitamin, obat lambung, antiseptik, NaCl, balsem, minyak kayu putih, kassa, serta perlengkapan penyimpanan obat. Sementara untuk kebutuhan tempat tinggal sementara, InJourney Group menyalurkan 10 terpal, 10 kasur, 50 bantal, dan 263 selimut.

Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah titik, salah satunya di Dusun Leda, Desa Pangga, Kolang, yang menyasar 23 keluarga dengan rumah rusak parah dan saat ini mengungsi secara mandiri di tenda. Bantuan juga diberikan kepada 12 warga terdampak di Desa Golo Mori, dengan prioritas pada pangan pokok dan logistik dasar selama masa darurat.

Distribusi bantuan juga dijalankan melalui InJourney Airports Kantor Cabang Bandara El Tari (KOE) bersama relawan dari Port Maumere, didukung distribusi gratis melalui jalur laut hasil kolaborasi dengan PELNI dari Pelabuhan Kupang menuju Pelabuhan Maumere. Selain itu, pengiriman logistik juga dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) di Makassar untuk mempercepat mobilisasi ke wilayah terdampak di NTT.

Koordinasi penyaluran bantuan dipusatkan melalui ITDC sebagai penanggung jawab InJourney Group di NTT, yang memiliki aset dan aktivitas operasional di wilayah tersebut. ITDC berkoordinasi dengan Satgas BUMN Peduli di NTT melalui BRI dan Posko Bencana Labuan Bajo guna memastikan bantuan tepat sasaran. Tim ITDC juga telah melakukan survei ke sejumlah titik terdampak di sekitar Ring 1 Golomori, Manggarai Barat, untuk melihat langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat, sehingga penyaluran dapat berjalan efektif dan menghindari tumpang tindih.

Direktur Operasional ITDC, Troy Warokka, menyatakan, "Kami tidak ingin bantuan berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, sejak awal kami mengedepankan koordinasi dan gotong royong. InJourney Group menggerakkan seluruh entitas, sementara penyaluran di lapangan dikoordinasikan bersama ITDC dan ekosistem BUMN. Dengan bergerak bersama, kami dapat merespons lebih cepat sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih."

Selain mengerahkan sumber daya internal, InJourney Group juga mengajak masyarakat luas untuk turut peduli. Pada momentum kesenian rakyat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sarinah, 17 Agustus 2026, InJourney Group membuka ruang donasi bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT melalui kolaborasi dan sinergi BUMN bersama BRI. Donasi yang terkumpul akan disalurkan sepenuhnya kepada masyarakat di NTT.

"Melalui agenda hari ini, kami juga ingin mengajak dan memantik kepedulian masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan solidaritas. Bukan hanya untuk saudara-saudara kita di NTT, tetapi juga untuk masyarakat terdampak di NTT, melalui doa, dukungan, dan bantuan sesuai kemampuan masing-masing. Sekecil apapun dukungan yang diberikan, ketika dilakukan bersama-sama, dapat menjadi manfaat yang berarti bagi mereka yang sedang menghadapi musibah," lanjut Herdy.

Bagi InJourney Group, gerak cepat dan gotong royong merupakan wujud nyata semangat kemerdekaan. Ketika masyarakat membutuhkan, seluruh bagian dari InJourney Group dan ekosistem BUMN bergerak bersama untuk menghadirkan dukungan yang cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan di lapangan. InJourney Group berkomitmen terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan secara bertahap.

Tags

Terkini

Biaya Haji 2027 Naik, Setoran Jemaah Malah Turun

Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:15 WIB