Semarang, SUARA PEMBARUAN – Semangat apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdian para tokoh bangsa mewarnai malam Penganugerahan HPN Awards 2026 yang digelar Berlian Organizer di Diamond Ballroom, Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (26/6/2026).
Sebanyak delapan tokoh dari berbagai bidang menerima HPN Awards 2026 sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata mereka dalam pemerintahan, legislatif, pendidikan, dunia usaha, hingga pemberdayaan masyarakat.
Ketua Panitia HPN Awards 2026, Stefy Thenu, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para tokoh yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, inovasi, dan pengabdian bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.
"Melalui HPN Awards 2026, kami ingin memberikan apresiasi kepada para tokoh yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, inovasi, dan pengabdian di bidangnya masing-masing. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari legislatif, dunia usaha, pendidikan, organisasi masyarakat hingga tokoh sosial yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa," ujarnya.
Menurut Stefy, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus berkarya sekaligus menginspirasi masyarakat luas.
Ia juga menegaskan bahwa Hari Pers Nasional merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
"Pers bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi, kontrol sosial, dan jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat," katanya.
Stefy turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, media partner, serta seluruh panitia yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan HPN Awards 2026.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama ini tetap menjaga profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
"Semoga pers Indonesia semakin maju, independen, berintegritas, serta mampu menjadi mitra strategis dalam pembangunan nasional," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Sekda Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto, menyambut baik pelaksanaan HPN Awards 2026.
Menurutnya, keberadaan pers yang kritis, objektif, independen, dan berintegritas merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan demokrasi.
"Pemerintah membutuhkan pers yang mampu menjalankan fungsi kontrol sosial sehingga berbagai kebijakan dapat terus dievaluasi demi kepentingan masyarakat," ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak anti terhadap kritik. Justru kritik yang membangun dipandang sebagai energi positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
"Kritik yang bersifat membangun merupakan vitamin untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan serta pembangunan," katanya.