nasional

LKP GCI Rayakan 11 Tahun Berkiprah, Dinas Pendidikan Tangsel Lakukan Visitasi Perpanjangan Izin LKP

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:13 WIB
Tim visitasi dari Dinas Pendidikan Tangsel. (Ist)

Tangerang Selatan, SUARA PEMBARUAN — Generasi Cerdas Indonesia (GCI) memasuki usia ke-11 tahun kiprahnya sebagai Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di dunia pendidikan non-formal Indonesia. Momentum ini ditandai dengan kunjungan resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan ke kantor pusat GCI pada Selasa, 9 Juni 2026, dalam rangka agenda visitasi dan verifikasi lapangan untuk perpanjangan izin operasional lembaga.

Tim visitasi dari Dinas Pendidikan Tangsel disambut langsung oleh Founder GCI, Muhamad Ramadhona atau yang akrab disapa Kak Rama, bersama jajaran manajemen dan instruktur. Agenda kunjungan meliputi peninjauan sarana prasarana belajar, pemeriksaan kelengkapan administrasi akademik, evaluasi kurikulum berbasis kompetensi futuristik, hingga validasi standar mutu pelaporan kelembagaan.

Dalam sesi pemaparan, Kak Rama menyampaikan apresiasi atas dukungan regulasi yang terus diberikan Dinas Pendidikan Tangsel selama lebih dari satu dekade perjalanan GCI. Ia menegaskan bahwa visitasi kali ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan momentum refleksi atas komitmen lembaga dalam mendampingi satuan pendidikan, melatih ribuan guru, serta membekali generasi muda agar siap menghadapi perubahan zaman. “Selama 11 tahun, kami konsisten menjaga standar mutu kursus dan pelatihan di bawah naungan Dinas Pendidikan Tangsel. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Di usia ke-11, GCI terus melakukan inovasi program pelatihan dengan mengintegrasikan empat pilar kompetensi futuristik—digital skills, advanced technical skills, human skills, dan entrepreneurial skills—ke dalam modul pembelajaran. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan pasar kerja sekaligus mendukung transformasi digital nasional. Menurut Kak Rama, integrasi tersebut menjadi fondasi penting agar peserta didik tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan adaptif menghadapi tantangan global.

Perwakilan dari Dinas Pendidikan Tangsel memberikan penilaian positif terhadap konsistensi GCI dalam menjaga kualitas mutu kelembagaan. Pihak dinas menilai bahwa LKP yang mapan, tertib administrasi, dan memiliki rekam jejak program nyata seperti GCI sangat membantu pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan keterampilan bagi masyarakat. Kehadiran lembaga kursus yang berorientasi pada kompetensi masa depan dianggap sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Tangerang Selatan.

Proses visitasi berlangsung hangat dan interaktif. Setelah peninjauan lapangan, kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara visitasi, evaluasi bersama, serta sesi dokumentasi antara jajaran dinas dan manajemen GCI. Momen ini menjadi simbol sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan non-formal dalam memperkuat tata kelola kelembagaan.

Dengan terlaksananya visitasi perpanjangan izin LKP, GCI menegaskan kesiapan melangkah lebih jauh di tahun-tahun mendatang. Program literasi, kepenulisan, dan pelatihan SDM adaptif akan terus dikembangkan agar berdampak luas bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Kak Rama menekankan bahwa GCI tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Selama 11 tahun perjalanan, GCI telah menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan non-formal di Tangerang Selatan. Dedikasi lembaga ini tercermin dari berbagai program yang berhasil melahirkan tenaga pendidik terlatih, siswa berkompetensi digital, serta masyarakat yang lebih siap menghadapi era transformasi. Visitasi kali ini menjadi bukti bahwa GCI terus menjaga komitmen untuk menghadirkan pendidikan berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.

Dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Tangsel, GCI optimistis dapat memperluas jangkauan dan memperkuat kontribusi dalam mencetak generasi cerdas Indonesia. Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga kursus seperti GCI diharapkan mampu memperkuat fondasi pendidikan non-formal sebagai bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia nasional.

 

 

 

 

 

Tags

Terkini